Mike Mullen Bertemu Ashfaq Kayani
Pemimpin tertinggi militer AS, Admiral Mike Mullen berkunjung ke Islamabad, Pakistan, Kamis kemarin, dan bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Pakistan, Jendral Ashfaq Kayani, dan sejumlah tokoh militer lainnya. Mullen yang menjadi Kepala Staf Gabungan Militer AS itu, mengunjungi Pakistan untuk mendorong Pakistan ‘menghabisi’Taliban Pakistan sesudah berhasil melakukan ‘sapu bersih’ di Lembah Swat, dan membebaskan daerah itu dari cengkeraman Taliban.
Menjelang pemilu di Afghanistan, yang akan berlangsung Agustus mendatang, nampaknya AS ingin mendiskusikan situasi keamanan di wilayah itu, khususnya untuk membersihkan wilayah perbatasan antara Pakistan-Afghanistan, yang sekarang menjadi basis kekuatan Taliban. Sebelumnya, Presiden Pakistasn Asief Ali Zardari sudah memberikan perintah kepada militer Pakistan melakukan operasi militer ke Waziristan, merupakan daerah perbatasan yang dikuasai kelompok Taliban.
Militer melakukan operasi militer secara massive ke Lembah Swat, tidak lama setelah wilayah yang sudah dikuasai Taliban itu, mengumumkan pelaksanaan syariah Islam. Pertemuan antara Mike Mullen dengan Jendral Ashfaq Kafayani yang didampingi Jendral Tariq Madjid, tak lain merencanakan penyerangan ke wilayah Waziristan dan wilayah-wilayah perbatasan lainnya di Pakistan, yang dicuragai sebagai tempat basis Taliban.
AS berusaha mendorong terus Pakistan dan Afghanistan melakukan pembersihan terhadap kantong-kantong yang menjadi basis kekuatan Taliban. Inilah yang sekarang strategis yang dijalankan AS, yang berusaha mendorong negara-negara itu menggunakan kekuatan militer menghadapi Taliban.
ementara itu, AS hanya menggunakan payung udaranya, pesawat tanpa awak untuk menyerang wilayah-wilaya yang menjadi pusat kekukatan Taliban. Tapi, langkah-langkah ini justru mendapatkan kecaman dikalangan penduduk,karena yang menjadi korban adalah fihak sipil, bukan Taliban. Sehingga, akibat serangan yang dilaukan militer AS, menimbulkan simpati rakyat di Pakistna dan Afghanistan memihak kepada Taliban. (m/wb)
Lainnya (Arsip)
- Meneladani Abdullah Muhammad Musa, Mampukah Kita?
Jumat, 17/07/2009 10:32 WIB - Harry Potter dan Yahudi Berdarah Campuran
Jumat, 17/07/2009 09:44 WIB - Canggih, Taliban 'Curi' Informasi Pasukan Denmark Lewat Facebook
Jumat, 17/07/2009 09:12 WIB - Mubarak Seumur Hidup?
Jumat, 17/07/2009 07:23 WIB - Juli 2009, Afghanistan Siaga Satu
Jumat, 17/07/2009 06:46 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




