Militer AS Gunakan "Gambar" Orang Islam sebagai Sasaran Tembak
Sumber media AS mengungkapkan bahwa militer AS menggunakan sasaran tembak yang mencitrakan umat Islam dan orang Arab dalam pelatihan bagi mahasiswa untuk persiapan perwira militer cadangan.
Surat kabar "Tulin Hellbelo" - sebuah surat kabar yang diterbitkan oleh mahasiswa di Tulane University, melaporkan bahwa "Reserve Officer Training Corps" yang di laksanakan oleh militer AS di universitas Tulane, New Orleans Louisiana, menggunakan sasaran tembak berupa model yang bercitra umat Islam dan Arab yang sedang bersembunyi di belakang seekor kambing dan drum-drum minyak yang dipasang di tiang-tiang yang akan menjadi sasaran tembak bagi para mahasiswa peserta pelatihan.
Surat kabar kampus itu juga melaporkan bahwa pelatihan itu menggunakan senapan mesin ringan dari model 249 untuk menembak sasaran yang dicitrakan sebagai umat Islam dan orang Arab selama pelatihan berlangsung.
Ditambahkan bahwa "Reserve Officer Training Corps" diadakan di sekitar masjid Rahma yang sering menjadi tempat berkumpulnya mahasiswa muslim di kampus tersebut.
Ahmed Siddiqui Presiden Asosiasi Mahasiswa Muslim di Tulane University menyatakan bahwa penggunaan sasaran tembak yang mendeskripsikan umat Islam dan orang Arab bisa menyinggung kaum muslimin, dan ia menegaskan bahwa latihan itu telah memberikan citra negatif "Reserve Officers Training Corps".
Dia melanjutkan: "Penggambaran seorang pria muslim dengan pakaian tradisional Arab yang sedang bersembunyi di balik kambing dan drum-drum minyak; telah membuat stereotip bahwa semua orang Arab digambarkan sebagai musuh negara AS." (fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Kepolisian Dubai: Mabhuh Dibunuh dengan Cara Dibius dan Dicekik
Senin, 01/03/2010 08:25 WIB - Muslim Polandia akan Miliki Masjid Terbesar di Warsawa
Minggu, 28/02/2010 12:01 WIB - Pasca Bentrokan Agama di Liberia, Pemerintah Terapkan Jam Malam
Minggu, 28/02/2010 11:53 WIB - Syaikh Al-Azhar: Yang Menghina Sahabat Nabi bukan Islam
Minggu, 28/02/2010 06:26 WIB - Polisi Dubai kepada Kepala Mossad: Jadilah Laki-laki Bertanggung Jawab
Minggu, 28/02/2010 06:07 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




