Militer Mesir Penjarakan Ikhwan Asal Gaza
Walaupun jelas-jelas berpenduduk dengan agama Islam yang besar dan merupakan tanah Arab, Mesir benar-benar negara yang banyak membuat masalah terhadap Islam sendiri.
Setelah presidennya Hosni Mubarak menyatakan dukungan kepada Mahmoud Abbas yang jelas-jelas pro-Israel, kini militer Mesir memenjarakan seorang anggota Ikhwan yang berasal dari Gaza.
Keputusan itu dijatuhkan Rabu kemarin, waktu setempat. Penjara yang ditimpakan pengadilan militer Mesir itu akan berlansung selama dua tahun.
Anggota Ikhwah itu adalah Magdy Ahmed Hussein. Selain dipenjara selama dua tahun, Ahmed Hussein diminta membayar denda sebesar 5000 pound Mesir atau sekitar Rp. 18 juta.
Ahmed Hussein ditangkap dua bulan yang lalu ketika ia tengah masuk ke Mesir dari Jalur Gaza. Militer Mesir yakin bahwa Ahmed Hussein telah memakai melewati perbatasan ilegal di Rafah. Mereka juga menyatakan kalau Ahmed Hussein adalah seorang anggota Ikhwan sekaligus aktivis Hamas.
Keputusan Pengadilan Militer Mesir ini banyak dikritik oleh kelompok aktivis HAM baik lokal ataupun internasional. "Saya heran mengapa Ahmed Hussein dibawa oleh Pengadilan Militer, bukannya Pengadilan Umum," ujar Hafez Abu Seada, Sekretaris Jenderal Egyptian Organisation for Human Rights. "Kami akan membela Hussein."
Saat ini, pemerintah Mesir tengah gencar-gencarnya menghentikan protes warganya terhadap peristiwa Gaza. Mereka sangat ketakutan akan bertambahnya jumlah anggota Ikhwan yang mempunyai keterikatan sejarah dan ideologi dengan Hamas. (sa/reu)
Lainnya (Arsip)
- Ijin Jilbab Bagi Polwan di Norwegia Terancam Dibatalkan
Kamis, 12/02/2009 14:03 WIB - Mubarak : Mendukung Abbas Menguasai Gaza
Kamis, 12/02/2009 13:23 WIB - Dunia Desak Pemerintahan Baru Israel Hormati Perdamaian
Kamis, 12/02/2009 11:33 WIB - Jihad Islam : Meningkatnya Permusuhan Terhadap Arab
Kamis, 12/02/2009 10:35 WIB - Presiden Peres : Menunjuk Netanyahu Membentuk Pemerintahan Baru ?
Kamis, 12/02/2009 10:34 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




