Misil-Misil AS Kembali Membunuh Warga Sipil Pakistan
.jpg)
Pesawat-pesawat tanpa awak AS kembali memasuki wilayah udara Pakistan dan memuntahkan misil-misil pembunuhnya. Sedikitnya 10 warga Pakistan tewas dan beberapa orang lainnya luka-luka saat pesawat tanpa awak milik militer AS membombardir wilayah Waziristan Utara, Jumat (20/11)
Korban tewas dalam serangan itu dipekirakan akan bertambah, karena sejumlah korban luka dalam kondisi kritis. AS menembakkan misil-misilnya ke kawasan pemukiman yang jauh dari akses layanan medis, sehingga membutuhkan waktu lama untuk mengevakuasi dan menolong korban yang luka-luka.
Militer AS belum memberi penjelasan apa alasan serangan misil itu. Namun, dari serangan-serangan dengan menggunakan pesawat tanpa awak ke wilayah Pakistan, AS selalu beralasan untuk memberangus basis-basis kelompok pro Taliban yang terletak di kawasan pedalaman Pakistan.
AS melakukan serangan dengan pesawat tanpa awak ke wilayah Pakistan sejak tahun 2008, yang menyebabkan ratusan warga sipil tak berdosa tewas dan luka-luka. Dari sekian banyak serangan yang dilakukan AS, menurut laporan media Pakistan, hanya enam operasi serangan yang tepat mengenai sasaran tempat persembunyian para militan Taliban. Selebihnya, serangan-serangan AS banyak yang menimpa pemukiman-pemukiman penduduk. (ln/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Sepak Terjang Kelompok Lobi Israel di Inggris
Jumat, 20/11/2009 15:41 WIB - Pemimpin Sunni Iraq Dihukum Mati
Jumat, 20/11/2009 14:10 WIB - Melawan CIA? Tidak, Miliband!
Jumat, 20/11/2009 13:54 WIB - Al-Azhar Fatwakan Haram Fanatik Bola
Jumat, 20/11/2009 13:38 WIB - Kalah Dalam Pertandingan Bola, Mesir Panggil Duta Besarnya di Aljazair
Jumat, 20/11/2009 13:27 WIB
Dunia
Terkait
- 22 Tewas dalam Bentrokan Antara Militer Pakistan dengan Taliban
- Serangan Gerilyawan Baluch Pro Taliban Tewaskan 14 Pasukan Pakistan
- Demonstran Wanita Pakistan Gelar Aksi Anti AS
- Warga Afghanistan Protes NATO yang Tewaskan Warga Sipil
- Tembakan Tank Israel Melukai Tiga Warga Gaza
- Buntut Serangan AS Pakistan Hentikan Ekspor Bahan Bakar ke Afghanistan
- Jaksa Musharraf Akan Ditahan Jika Kembali ke Pakistan
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
5 Langkah Pengadaan Sarana Air Bersih di Gunung Kidul, Yogyakarta
Kalau kita mengenal sawah tadah hujan, yakni sawah yang sumber air utamanya dari air hujan, ternyata ada juga beberapa desa di Indonesia yang “hidup” hanya saat musim hujan. Mengapa demikian ? k…
Aksi Cepat Tanggap
ACT Bantu Korban Banjir Tangerang
Setelah menyalurkan bantuan di Perumahan Taman Cikande, Tangerang, tim Aksi Cepat Tanggap (ACT), Senin sore (16/1/2012) kembali bergerak menuju lokasi banjir lainnya. Lokasi itu adalah Desa Patrasan…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




