Misteri Jenderal Ratko Mladic, Siapa Yang Melindunginya?

Jumat, 12/06/2009 13:22 WIB | Arsip | Cetak

Jenderal Ratko Mladic (kiri) bersama Radovan Karadzic

Penjahat perang Bosnia, Jenderal Ratko Mladic selama ini menjadi buronan pengadilan internasional dan tidak diketahui keberadaannya. Tapi hari Kamis kemarin, televisi Bosnia menayangkan rekaman video yang menunjukkan bahwa Mladic masih leluasa menikmati hidupnya.

Dalam rekaman video yang diduga berlokasi di Belgrade itu, Mladic terlihat menghadiri berbagai acara keluarganya, menari dalam sebuah acara perkawinan, menyanyikan lagu-lagu rakyat Serbia bahkan masih bisa menikmati olahraga ski dalam liburan musim dingin.

Rekaman video itu mengundang kemarahan pihak Bosnia pada Serbia. Karena Jenderal Serbia yang terlibat dalam pembantaian 8.000 Muslim Bosnia saat perang Balkan tahun 1992-1995 itu, selama ini dilaporkan buron dan bersembunyi di suatu tempat yang tidak diketahui.

Mladic menjadi buronan saat pengadilan kejahatan perang The Hague menyatakan bahwa jenderal Serbia itu bersalah dengan tuduhan genosida. Namun The Hague tidak pernah berhasil memenuhi tuntutan Bosnia agar Mladic segera diseret ke pengadilan karena Mladic diklaim buron dan tidak pernah tertangkap.

Rekaman video yang menunjukkan keberadaan Mladic di suatu tempat menimbulkan kecurigaan bahwa selama ini ada pihak yang sengaja melindungi pembantai Muslim Bosnia itu. Para pejabat di The Hague pun langsung bereaksi dan berjanji akan segera menyelidiki rekaman video tersebut sebelum memberikan pernyataan resmi mereka.

Kepala Dewan Nasional Serbia, Rasim Ljajic membantah bahwa sosok yang ada di rekaman video tersebut adalah Jenderal Ratko Mladic. Ljajic malah menuduh ada pihak yang sengaja mengedarkan rekaman video itu menjelang pertemuan para menteri luar negeri Eropa, dengan tujuan untuk menyudutkan Serbia dan mencegah agar negara Serbia tidak diterima menjadi anggota Uni Eropa.

Negara-negara Eropa memang mensyaratkan Serbia untuk mencari dan menangkap Mladic jika ingin diterima sebagai anggota Uni Eropa. Tapi para pejabat Serbia di Belgrade mengaku tidak tahu menahu dimana keberadaan Mladic. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang