Mousavi: Revolusi Iran Atau Mati!

Pemimpin oposisi Iran, Mir Hossein Mousavi mengatakan ia tidak takut mati demi reformasi Iran. Ini adalah komentar pertamanya sejak kematian keponakannya dan demonstrasi anti-pemerintah Iran akhir bulan lalu.
Dalam pernyataan yang diposting di situs Web, Mousavi juga menyebutkan lima tahap solusi terhadap krisis yang dipicu oleh pemilu bulan Juni 2009 lalu.
Ia mengatakan pemerintah, parlemen dan yudikatif harus menerima "tanggung jawab langsung" terhadap situasi Iran saat ini.
"Saya tidak mau mati seperti orang-orang yang berkorban setelah pemilihan nasional, yang menuntut hak mereka dan tuntutan agama," katanya dalam pernyataan di situs Kaleme.org.
Dan ia menolak kritik yang telah menuduh bahwa para pemimpin oposisi seperti dirinya lah yang memicu kerusuhan.
Ia menyerukan kepada pemerintah Iran untuk menciptakan sebuah "hukum yang transparan", melepaskan tahanan politik, mengakui kebebasan pers serta hak masyarakat untuk berpendapat. Seperti diketahui, pemerintah Iran melarang dan menutup semua media di Iran—bahkan blog sekalipun, yang bertentangan dengan pemerintah Iran, apalagi jika menjelek-jelekkannya.
Hal ini terjadi pada misalnya pada blog sonsofsunnahiran yang banyak memberitakan kebocoran dan ketidakadilan pemerintahan Ahmadinejad yang kejam kepada golongan sunni di Iran.
Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa penangkapan atau pembunuhan, baik sendiri atau pemimpin oposisi lainnya tidak akan menenangkan situasi saat ini di Iran.
Ini adalah salah satu pernyataan Hossein Mousavi yang terpedas dalam beberapa bulan terakhir. (sa/bbc)
Lainnya (Arsip)
- Terbunuhnya Tentara Yordan Pertama Yang Bergabung Dengan AS di Afghanistan
Sabtu, 02/01/2010 17:47 WIB - Westergaard, Penghina Rasulullah Muhammad, Yang Tak Pernah Hidup Tenang
Sabtu, 02/01/2010 17:20 WIB - Dubai Siap Resmikan Menara Tertinggi di Dunia, Bisa Terlihat dari Jarak 95 KM
Sabtu, 02/01/2010 12:57 WIB - Hasil Studi: Washington Percepat Terjadinya Perang Yom Kippur
Sabtu, 02/01/2010 05:47 WIB - Federasi Bola Iran "Tidak Sengaja" Sampaikan Salam Tahun Baru ke Israel
Sabtu, 02/01/2010 05:18 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




