Mufti Agung Mesir: Pelarangan Menara Masjid di Swiss Pukulan Bagi Umat Islam
Mufti Agung Mesir Syaikh Dr. Ali Gum'ah menyatakan, hasil referendum yang digelar di Swiss kemarin dan menyetujui suara pelarangan membangun menara masjid merupakan pukulan telak bagi umat Islam.
Kepada kantor berita Mesir as-Syarq al-Awsath (29/11), Gum'ah mengatakan, "hasil referendum tersebut merupakan bentuk perendahan dan pukulan telak bagi umat Islam di seluruh dunia. Meski demikian, hal tersebut tidak termasuk pelecehan terhadap kebebasan beragama".
Dikatakan bukan termasuk pelecehan terhadap kebebasan beragama, karena hasil tersebut merupakan suara referendum yang dilakukan secara terbuka. Masyarakat Swiss telah melakukan jajak pendapat terkait masalah pembangunan menara masjid dan mereka pun telah memutuskannya. Hasil referendum itu menunjukan, mayoritas masyarakat Swiss tidak menyetujui pembangunan.
Meski demikian, Gum'ah juga menghimbau kepada seluruh umat Islam di seluruh penjuru dunia untuk tidak terprovokasi oleh hasil referendum itu.
Gum'ah juga memberikan saran kepada komunitas Muslim Swiss dan juga dewan ulama Muslim Swiss untuk menyikapi hasil referendum itu dengan dewasa. Gum'ah menyarankan mereka untuk melakukan dialog dan pendekatan lebih intens dengan pihak pemerintah Swiss. (L2/sqw)
Dunia Islam Sebelumnya
(Arsip Dunia Islam)
5 Terpopuler
- Pelatih Sepak Bola Mesir: Saya Lebih Baik Mati Kelaparan Daripada Melatih Israel!
- Tak Ada Penghormatan Untuk Saddam Hussein Di Negara Arab
- Saudi dan Suriah Rebutan Anak Perempuan Bin Ladin
- Gaji Saya Kecil, Pak!
- Antara Khilafah dan Khalifah
- Juragan-Juragan Arab Berinvestasi di Hollywood
- Hukum Nonton Film Porno






