Mufti Agung Mesir: Pelarangan Menara Masjid di Swiss Pukulan Bagi Umat Islam

Mufti Agung Mesir Syaikh Dr. Ali Gum'ah menyatakan, hasil referendum yang digelar di Swiss kemarin dan menyetujui suara pelarangan membangun menara masjid merupakan pukulan telak bagi umat Islam.
Kepada kantor berita Mesir as-Syarq al-Awsath (29/11), Gum'ah mengatakan, "hasil referendum tersebut merupakan bentuk perendahan dan pukulan telak bagi umat Islam di seluruh dunia. Meski demikian, hal tersebut tidak termasuk pelecehan terhadap kebebasan beragama".
Dikatakan bukan termasuk pelecehan terhadap kebebasan beragama, karena hasil tersebut merupakan suara referendum yang dilakukan secara terbuka. Masyarakat Swiss telah melakukan jajak pendapat terkait masalah pembangunan menara masjid dan mereka pun telah memutuskannya. Hasil referendum itu menunjukan, mayoritas masyarakat Swiss tidak menyetujui pembangunan.
Meski demikian, Gum'ah juga menghimbau kepada seluruh umat Islam di seluruh penjuru dunia untuk tidak terprovokasi oleh hasil referendum itu.
Gum'ah juga memberikan saran kepada komunitas Muslim Swiss dan juga dewan ulama Muslim Swiss untuk menyikapi hasil referendum itu dengan dewasa. Gum'ah menyarankan mereka untuk melakukan dialog dan pendekatan lebih intens dengan pihak pemerintah Swiss. (L2/sqw)
Lainnya (Arsip)
- Pasukan Prancis Mencoba Suap Taliban
Selasa, 01/12/2009 08:03 WIB - Insiden Polisi Tembak Polisi di Afghanistan, Empat Orang Tewas
Senin, 30/11/2009 17:28 WIB - Banjir Besar di Jeddah, Teguran Allah Untuk Pemerintah Saudi?
Senin, 30/11/2009 16:38 WIB - Lima Peristiwa Besar Dunia, Sepanjang Tahun 2009
Senin, 30/11/2009 15:56 WIB - Dubai, Negara Impian Bangkrut Yang Terlilit Utang
Senin, 30/11/2009 15:35 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




