Mufti Dubai : Perempuan Boleh Menjadi Mufti Agama

Jumat, 06/03/2009 11:26 WIB | Arsip | Cetak

Mufti besar Dubai - UEA, yang memegang otoritas hukum Islam, telah mengeluarkan keputusan bahwa perempuan bisa menduduki posisi 'Mufti' dan mengeluarkan keputusan agama yang relevan bagi laki-laki dan wanita atas setiap aspek kehidupan.

Dr Ahmad Al-Haddad direktur dari departemen fatwa Dubai mengeluarkan fatwa yang menyatakan perempuan bisa duduk sejajar dengan laki-laki untuk menduduki posisi Mufti.

“Jika seorang perempuan telah mencapai tingkat pendidikan yang memungkinkan dia untuk mengeluarkan fatwa, maka dia telah mempunyai hak untuk menduduki posisi sebagai Mufti dan mengeluarkan fatwa pada segala persoalan yang ada, “ kata Haddad.

Fatwa yang mengajak dan memberitahukan masyarakat tentang hukum-hukum Allah, maka setiap orang yang mempunyai kemampuan dan pengetahuna tentang hal itu, boleh melakukannya, “kata Haddad sambil menyitir ayat Quran yang menjelaskan hal tersebut.

“Ini instruksi dari Al-Quran mencakup semua orang, baik laki-laki maupun perempuan, “ Haddad menambahkan.

Para ulama Islam telah memberikan definisi tentang posisi seorang Mufti – sebagai seseorang yang memenuhi syarat untuk menerapkan aturan-aturan Allah dan Rasul Nya serta menyampaikan dan mengajarkan sampai memutuskan persoalan-persoalan kontemporer, dan Haddad menekankan bahwa kemampuan seperti tidak dibatasi hanya untuk laki-laki.

Pada konferensi internasional mengenai Fatwa dan Peraturannya - yang di adakan pada akhir January lalu di Riyadh, para ulama Islam sempat mengangkat isu tentang apakah ulama perempuan yang telah memenuhi syarat , berkompeten untuk mengeluarkan fatwa atau tidak.

Artikel kedelapan dari Piagam fatwa yang diadopsi pada konferensi dan akan digunakan sebagai pedoman untuk mengeluarkan fatwa mejelaskan bahwa – Ulama yang bisa mengeluarkan fatwa agama harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : “ Islam, Adil, Dewasa, intelek, dan memiliki pengetahuan yang dalam tentang hukum-hukum Islam.” Tak satupun 41 artikel dari piagam fatwa tersebut yang melarang perempuan mengeluarkan fatwa. (fq/alarabiya)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang