Mufti besar Dubai - UEA, yang memegang otoritas hukum Islam, telah mengeluarkan keputusan bahwa perempuan bisa menduduki posisi 'Mufti' dan mengeluarkan keputusan agama yang relevan bagi laki-laki dan wanita atas setiap aspek kehidupan.
Dr Ahmad Al-Haddad direktur dari departemen fatwa Dubai mengeluarkan fatwa yang menyatakan perempuan bisa duduk sejajar dengan laki-laki untuk menduduki posisi Mufti.
“Jika seorang perempuan telah mencapai tingkat pendidikan yang memungkinkan dia untuk mengeluarkan fatwa, maka dia telah mempunyai hak untuk menduduki posisi sebagai Mufti dan mengeluarkan fatwa pada segala persoalan yang ada, “ kata Haddad.
Fatwa yang mengajak dan memberitahukan masyarakat tentang hukum-hukum Allah, maka setiap orang yang mempunyai kemampuan dan pengetahuna tentang hal itu, boleh melakukannya, “kata Haddad sambil menyitir ayat Quran yang menjelaskan hal tersebut.
“Ini instruksi dari Al-Quran mencakup semua orang, baik laki-laki maupun perempuan, “ Haddad menambahkan.
Para ulama Islam telah memberikan definisi tentang posisi seorang Mufti – sebagai seseorang yang memenuhi syarat untuk menerapkan aturan-aturan Allah dan Rasul Nya serta menyampaikan dan mengajarkan sampai memutuskan persoalan-persoalan kontemporer, dan Haddad menekankan bahwa kemampuan seperti tidak dibatasi hanya untuk laki-laki.
Pada konferensi internasional mengenai Fatwa dan Peraturannya - yang di adakan pada akhir January lalu di Riyadh, para ulama Islam sempat mengangkat isu tentang apakah ulama perempuan yang telah memenuhi syarat , berkompeten untuk mengeluarkan fatwa atau tidak.
Artikel kedelapan dari Piagam fatwa yang diadopsi pada konferensi dan akan digunakan sebagai pedoman untuk mengeluarkan fatwa mejelaskan bahwa – Ulama yang bisa mengeluarkan fatwa agama harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : “ Islam, Adil, Dewasa, intelek, dan memiliki pengetahuan yang dalam tentang hukum-hukum Islam.” Tak satupun 41 artikel dari piagam fatwa tersebut yang melarang perempuan mengeluarkan fatwa. (fq/alarabiya)
Dengan adanya perbankkan syariah pertumbuhan ekonomi akan semakin terjamin dari kehalalnya. Karena produk-produk yang di tawarkan oleh perbankan syariah adalah sebuah produk yang mana berlandaskan dengan hukum-hukum syariah yang telah Allah berikan dan diolah sedemikian mungkin sehingga masyarakat luas menjadi tahu.
Pengamat dan konsultan bisnis syariah terkemuka Indonesia, Adiwarman Karim, berani memproyeksi angka Rp101,1 triliun total aset perbankan syariah di 2010. Perhitungan itu hasil dari pertimbangan modal dan data historis pertumbuhan bank-bank syariah baru di 2010.
Ibarat rumah, perbankan syariah memiliki pondasi, pilar dan atap. Pondasi inilah yang menjadi dasar pembangunan bank syariah. Pembangunan pondasi harus kuat karena pondasi yang rapuh akan membuat bangunan perbankan syariah ikut rapuh.
Pendidikan, mencakup pengajaran, pembentukan moral, penelitian dan pengembangan, serta segala makna yang mungkin dikandung kata pendidikan, adalah isu yang sangat perlu diperhatikan di sektor perbankan syariah. Tidak bisa dipungkiri, teori dan praktek perbankan syariah saat ini banyak berangkat dari teori dan praktek perbankan konvensional.
Karena ingin mengajukan pinjaman untuk membeli kendaraan, akhirnya aku mendatangi bank-bank yang dekat dengan rumahku. Kebetulan di ruko dekat rumahku cukup lengkap banknya mulai dari yang konvensional sampai yang syariah.
Bill menuai sukses di bisnisnya saat menjual program DOS kepada IBM. Ajaibnya saat Bill menawarkan program DOS ke IBM, BIll bersama rekannya, Paul dan Steve sama sekali belum memiliki program itu dan lebih gilanya lagi..
KANGEN sekali saya dengan suasana seperti ini. Rendy, Putri, Shalma Alexa, Ahad Rifaldo dan teman-teman sebayanya tampak duduk lesehan dengan tertib di lantai mushalla. Wajah mereka terlihat ceria.