Mujahidin Kashmir Berhasil Tewaskan Petinggi Militer India

Seorang kolonel angkatan darat India tewas dalam sebuah tembak menembak dengan pejuang mujahidin di Kashmir di tengah kekerasan yang meningkat di wilayah lembah yang indah tersebut.
Menurut seorang juru bicara militer India, kolonel angkatan darat itu tewas ketika kekerasan pecah di dekat perbatasan antara India dan Pakistan.
"Kami telah kehilangan seorang kolonel dalam pertempuran sengit bersenjata semalam dengan militan di (utara) wilayah Kupwara" AFP mengutip pernyataan juru bicara militer Letnan Kolonel Vineet Sood Vineet.
New Delhi dan Islamabad mengklaim Kashmir yang mayoritas penduduknya Muslim secara penuh merupakan bagian dari negara mereka. Ini adalah sengketa yang telah membawa mereka ke dalam perang berkepanjangan.
Kekerasan menurun setelah India dan Pakistan meluncurkan proses perdamaian pada tahun 2004 tetapi serangan mujahidin Kashmir telah meningkat sejak awal tahun ini.
Analis politik mengatakan seringnya terjadi protes jalanan beberapa bulan terakhir memberikan kehidupan baru bagi perjuangan pembebasan Kashmir.
Lebih dari 47.000 orang telah tewas sejak mujahidin Kashmir memulai perjuangan mereka untuk kebebasan Kashmir dari penguasa India pada tahun 1989. (fq/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Dewan Islam Filipina Juga Fatwakan Rokok Haram
Kamis, 24/06/2010 10:13 WIB - Penyelenggara Armada: Kami Akan Tuntut Israel di Mahkamah Internasional
Kamis, 24/06/2010 09:42 WIB - Panglima Pasukan AS di Afghanistan Jendral Mc Chrystal Dicopot
Kamis, 24/06/2010 09:02 WIB - Erdogan: PKK Juga Mengancam Eropa
Kamis, 24/06/2010 08:58 WIB - Agen-agen Mossad Gagal Bunuh Erdogan
Kamis, 24/06/2010 08:48 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




