Mulai Boikot Israel, Inggris?

Jumat, 11/12/2009 08:12 WIB | Arsip | Cetak

Pemerintah Inggris mengeluarkan peraturan untuk memberi label semua produk yang dibuat di Yudea, Samaria dan Dataran Tinggi Golan—ketiga daerah itu di Israel.

Pejabat di Yerusalem mengutuk keras hal itu dan mempersiapkan diri untuk melawan. Kedutaan Inggris menyatakan: Ini bukan boikot! Lantas apa?

Keputusan ini dikeluarkan Kementerian Luar Negeri, sebagai langkah "kapitulasi kepada Palestina." Namun, para pejabat Inggris bersikeras bahwa keputusan itu bukan merupakan boikot terhadap Israel.

Menurut informasi yang diterima di Departemen Kamis sore kemarin (10/12), pemerintah Inggris merekomendasikan bahwa label ditempatkan pada ratusan produk yang dibuat Israel di permukiman Israel.

Para pejabat Inggris mengatakan bahwa langkah ini bukan merupakan boikot, melainkan untuk transparansi dalam upaya untuk memperingatkan konsumen yang tidak ingin membeli produk tersebut.

Namun, para pejabat Israel tidak yakin dengan penjelasan tersebut dan melihat tren Inggris untuk memulai boikot dalam berbagai macam hal yang berhubungan dengan Israel

"Kita berbicara tentang gerakan yang mengkhawatirkan," kata seorang sumber diplomatik di Yerusalem mengatakan kepada Ynet. "Tidak ada langkah serupa telah dilakukan di negara lain. Apa yang terjadi di sini adalah pemboikotan produk Israel di bawah kedok transparansi dan perhatian terhadap konsumen Inggris." (sa/ynet)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang