Murtadin Hirsi Ali: Islam Agama Kebodohan

Belanda mengirimkan perwakilan mereka yang keturunan Somalia, Ayaan Hirsi Ali untuk mengkritisi Islam. Dalam sebuah pernyataannya Hirsi Ali mengklaim agama Islam didasarkan pada gaya hidup kekerasan serta tidak toleran, dan dirinya menghasut serta menyerukan negara-negara Barat agar lebih memperketat persyaratan untuk memberikan bantuan kepada negara-negara Muslim.
Hirsi Ali, menurut surat kabar Jyllands Posten Denmark mengatakan: "Islam adalah cara hidup yang ditandai oleh kekerasan, kebodohan dan gaya hidup bermusuhan dengan kaum perempuan dan kelompok gay, non-toleran dan diskriminatif," ia juga menyerukan Eropa dan Amerika Serikat untuk memaksakan agar kondisi tersebut hilang di negara-negara muslim.
Dia menambahkan: "Kita harus memberitahu mereka (negara-negara Muslim) bahwa kita akan membantu mereka dengan syarat harus mengubah sikap mereka terhadap kaum perempuan karena kami meyakini bahwa pembebasan terhadap wanita dapat memberikan kontribusi pada kemajuan negara mereka," menurut klaim tersebut.
Hirsi Ali saat ini berada di Kopenhagen atas undangan panitia bedah buku dan pada kesempatan promosi buku barunya yang berjudul "Nomad" (nomaden), yang juga diterjemahkan kedalam bahasa Denmark.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Pengadilan Turki Tolak Larang Kelompok Gay
Sabtu, 01/05/2010 06:11 WIB - Perancis: Denda 20.000 Dolar Bagi yang Gunakan Cadar
Sabtu, 01/05/2010 05:48 WIB - Australia Tak Berani Lawan Israel dalam Kasus Pemalsuan Paspor
Jumat, 30/04/2010 17:21 WIB - Europol: Mayoritas Pelaku Terorisme di Eropa Bukan Kelompok Islam
Jumat, 30/04/2010 15:54 WIB - Yahudi di Yerusalem Bakar Gambar Obama
Jumat, 30/04/2010 15:28 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




