Muslim AS Serukan Hentikan Pelecehan di Bandara

Minggu, 10/01/2010 11:38 WIB | Arsip | Cetak

Dewan advokasi hubungan Islam-Amerika (CAIR), menyerukan kepada Presiden AS Barack Obama, untuk menghentikan pelecehan terhadap para wanita berjilbab di bandara-bandara AS, setelah diberlakukannya peraturan baru yang ditetapkan oleh dewan keamanan transportasi AS yang akan memeriksa dengan ketat para penumpang yang mendarat dan akan terbang di bandara AS.

Nihad Awad, direktur eksekutif CAIR menyatakan bahwa organisasi mereka telah menerima banyak keluhan atas "pelecehan" yang diterima kaum muslimah berjilbab di bandara-bandara AS.

Ditambahkan oleh Nihad Awad bahwa sebelumnya presiden AS dalam sambutan pidatonya di Kairo beberapa waktu yang lalu - menyatakan akan membela hak-hak wanita berjilbab dan mengatakan menggunakan jilbab adalah hak azazi dari wanita Muslim.

Namun alih-alih membela jilbab, CAIR yang memiliki 36 kantor di seluruh AS, telah menerima pengaduan bahwa muslimah berjilbab telah mengalami pelecehan, dan dinyatakan bahwa jilbab saat ini menjadi salah satu indikator pihak bandara bertindak sewenang-wenang melakukan inspeksi dan hal tersebut tidak dilakukan ke sebagian besar penumpang yang memakai rok, dan menjadi penegasan bahwa pihak bandara memperlakukan pemeriksaan yang sangat ketat hanya kepada muslimah yang berjilbab - sedangkan seharusnya semua orang harus tunduk kepada prosedur yang sama.

Niwad Awad mengatakan: "penargetan umat Islam di bandara-bandara AS saat ini muncul kembali dan menyebar keseluruh negeri dan kami protes tindakan diskriminatsi tersebut didasarkan karena agama dan bukan karena perilaku orangnya."

CAIR juga menyatakan bahwa standar-standar baru tersebut hanya diterapkan kepada subjek turis dari 13 negara Arab dan negara Islam yang mengalami prosedur pemeriksaan yang ketat sebelum menaiki pesawat dan terkhusus lagi kepada muslim Amerika.(fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Manajemen dan Disiplin

Ketika aku memasak dan mengiris bawang, aku berpikir bahwa seorang ibu harus punya thinking skill dan juga managerial skill, agar hal ini tidak membuat hari-harinya habis hanya untuk urusan rumah ta …

LKC Dompet Dhuafa Latih Kader Pos Sehat Ke-27

CIPUTAT – Sebanyak 15 orang Kader Pos Sehat Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Jawa Barat mendapatkan pelatihan persiapan pembukaan  Pos Sehat LKC dompet Dhuafa. Pelatihan ini sebaga…

ACT Kirim Tim Trauma Healing ke Aceh

          Gempa yang mengguncang Aceh memang berkekuatan besar, 8,5 skala Richter cukup untuk mengulang kisah kelam saat gempa berkekuatan sama memicu Tsunami 2004 silam. Ke…

Jangan ambil nyawaku…, sebelum berhasil mengambil air

Awalnya Musrifah, istri mantan Kepala Pusat Penelitian dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein, tidak percaya kalau ada sumber air di Gua Pego Dusun Tlogo Warak, Desa Giri Purwo, Kecama…

Pak Boih, ”Memperbaiki Hidup Melalui Program Misykat”

Skenario Allah swt memang selalu mengagumkan. Unik. Dan terkadang tidak pernah terpikir sedikitpun oleh kita. Melalui jalan yang sulit maupun yang mudah. Yang panjang maupun yang singkat. Selalu ada…


BSM Terima Penghargaan Service Excellence Award 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) kembali menoreh prestasi sebagai  Award Service Excellence Award 2012. Penghargaan kali ini diberikan oleh  Carre Customer Satisfaction & Lo...

Bedah Film Negeri 5 Menara di Universitas Mercubuana
Karya Anak bangsa yang mulai tayang perdana 1 Maret 2012 ini terus mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat Indonesia. Salah satunya melalui Bedah Film Nasional N5M ...

Baso Jadi Nominator di Festival Film Bandung
Alhamdulillah, Film Negeri 5 Menara yang disponsori oleh  iB Perbankan Syariah bank Indonesia mendapatkan apresiasi dari masyarakat Indonesia baik dalam maupun luar negeri . ...

Ekonomi Syari’ah, Kunci Atasi Krisis Global
Berbagai kelemahan yang terdapat pada bank konvensional menjadi isu utama penyebab krisis keuangan global. System ekonomi syari’ah memiliki daya tahan yang kuat terhadap kri...


Peluang