Muslim Australia: "Sediakan Makanan Halal di McDonald's Faulkner!"
Umat Islam d pinggiran utara kota Faulkner Australia melancarkan kampanye untuk meyakinkan restoran-restoran lokal Australia agar memasukkan makanan "Halal" dalam daftar menunya, kampanye ini juga termasuk ditujukan kepada cabang dari jaringan restoran cepat saji McDonald's - namun sejauh ini restoran asal Amerika tersebut menolak untuk memasukkan menu halal dalam daftar makanannya, seperti diberitakan oleh surat kabar "the Australian".
Tidak kehabisan akal, sekelompok umat Islam di kota Faulkner meluncurkan kampanye mereka di halaman situs jejaring terkemuka facebook dengan judul: "Sediakan makanan Halal McDonald's Faulkner!". Kampanye mereka tersebut meminta dukungan agar restoran-restoran di Faulkner agar mau menyediakan makanan halal bagi umat Islam, dan mereka juga telah mengirimkan permintaan resmi kepada manajemen "McDonald's" agar mau merespon permintaan mereka itu.
Amin Alsfiri seorang insinyur (28 tahun) yang memimpin kampanye menu halal di restoran-restoran Faulkner mengatakan: "Buatlah menu halal di McDonald's Faulkner seperti yang terjadi di cabang-cabang McDonald's Roxburgh dan Brunswick."
Dia menambahkan bahwa terdapat sejumlah besar umat Islam yang tinggal di sekitar cabang restoran McDonald's di Faulkner, dan mereka hanya mau mengkonsumsi produk makanan yang Halal jika McDonald's di cabangnya itu menyajikan menu halal.
Namun pihak manajemen McDonald's Faulkner secara tegas menolak permintaan tersebut seperti dikutip oleh surat kabar lokal "Moreland Leader" pada hari Sabtu yang lalu (27/2), juru bicara McDonald's Bronwyn Stubbs mengatakan: "Cabang McDonald's Faulkner tidak akan menyediakan makanan halal!"
Dia mengatakan, jika umat Islam Faulkner menginginkan menkonsumsi menu-menu McD halal, silahkan pergi ke cabang-cabang McD terdekat dengan Faulkner yang menyajikan menu halal di restorannya.
Agama Islam, merupakan agama terbesar kedua di Australia setelah agama Kristen, umat Islam mengambil porsi 1,7% dari total populasi orang dewasa Australia yang berjumlah 20 juta orang. (fq/iol)
Lainnya (Arsip)
- "Tuan Duta Besar, Berapa Banyak Orang Palestina yang Anda Bunuh Hari Ini?"
Senin, 01/03/2010 12:44 WIB - Masjid Al-Aqsa Diserang, Negara Arab dan Muslim Cuma Mengecam
Senin, 01/03/2010 12:00 WIB - AS Dalam Perang Dan Prahara Sepanjang Masa
Senin, 01/03/2010 10:49 WIB - Kembali, Bangunan Masjid Runtuh di Maroko
Senin, 01/03/2010 10:48 WIB - Menlu Bahrain Akan Bertemu Petinggi Yahudi AS
Senin, 01/03/2010 10:46 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




