Muslim India: Beri Kami Keamanan

Kamis, 29/01/2009 16:38 WIB | Arsip | Cetak

Ratusan Muslim India dari kota Azamgargh, sebelah utara wilayah Uttar Pradesh hari ini tiba ibukota, New Delhi dengan menggunakan kereta.

Mereka rencananya akan menggelar aksi unjuk rasa memprotes tindakan sewenang-wenang yang dilakukan aparat keamanan India terhadap warga Muslim di kota itu.

Menurut kordinator aksi, Maulana Amir Rashadi, para pemuda Muslim di Azamgarh menjadi target penangkapan aparat keamanan India baik polisi maupun intelejen, dengan tuduhan teroris. Selama dua tahun belakangan ini, aparat keamanan India menangkap 10 orang lelaki Muslim dari distrik Azamgarh karena dicurigai terlibat dalam berbagai kasus serangan di India.

Dalam aksi protes rasa di Delhi, para pengunjuk rasa membawa spanduk-spanduk yang antara lain bertuliskan, "ungkap kebenaran, bebaskan mereka yang tak bersalah dari penjara" dan "beri kami keamanan, bukan air mata dan darah." Selain berunjuk rasa, mereka juga menuntut bisa dipertemukan dengan menteri dalam negeri India untuk menyampaikan protes mereka.

Penangkapan sewenang-wenang yang dilakukan polisi India terhadap warga Muslim juga menjadi perhatian organisasi pemantau hak asasi manusia Human Right Watch. Bulan November kemarin, HRW dalam laporannya menyebutkan bahwa polisi di selatan Andhra Pradesh harus dituntut karena telah menyiksa warga Muslim yang ditangkap dan ditahan, setelah insiden ledakan bom di Hyderabad pada bulan Mei dan Agustus yang menewaskan 60 orang.

Setelah HRW merilis laporannya, pemerintah India akhirnya mengakui bahwa aparat keamanannya telah melakukan penyiksaan terhadap 21 orang tahanan Muslim dan memberikan kompensasi pada masing-masing korban sebesar 600 dollar. (ln/bbc)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang