Muslim Malaysia Protes Penggunaan Kata “Allah” Oleh Umat Katolik

Selasa, 05/01/2010 07:03 WIB | Arsip | Cetak

Ribuan umat Islam Malaysia melampiaskan amarah mereka lewat layanan online terhadap keputusan pengadilan yang membolehkan orang Kristen menggunakan kata "Allah" ketika mengacu kepada “Tuhan” mereka.

Menurut orang-orang Islam di Malaysia, yang menyadari bahwa ini adalah propaganda untuk mengacaukan umat Islam sekarang dan di masa depan. Seperti diketahui, mingguan Katolik lokal, The Herald, menggunakan kata “Allah” dalam setiap terbitannya, dan itu memicu kemarahan umat Muslim Malaysia.

"Masalahnya adalah bahwa akan ada banyak doktrin-doktrin dan prinsip-prinsip yang akan dipromosikan benar-benar bertentangan dengan akidah Islam," tegas Shad Saleem Faruqi, seorang dosen hukum konstitusi dengan Tekonologi Universiti Malaysia, kepada Reuters.

Wakil Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin memperingatkan politisi dan publik untuk tidak membesar-besarkan reaksi atas putusan pengadilan ini. "Kita tidak boleh tergesa-gesa membuat pernyataan," kepada wartawan. "Kami memahami ini hal yang sensitf. Yang penting adalah bahwa kita harus yakin langkah bahwa Pemerintah akan bertindak."

Malaysia memiliki populasi hampir 26 juta, dan hampir 60 persennya merupakan pemeluk Islam. Kristen, termasuk Katolik hanya berjumlah 800.000, atau sekitar 9,1 persen dari populasi.

Bisa dibilang, kondisi Malaysia saat ini panas karena hal ini. Umat Islam Malaysia masih menunggu keputusan pengadilan. (sa/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang