Muslim Malaysia Tuntut Pembuat 'South Park' Minta Maaf

Partai Islam Malaysia (PAS) Jumat kemarin (23/4) menuntut orang-orang yang berada di balik film kartun satir AS "South Park" untuk meminta maaf kepada umat Islam di seluruh dunia atas kelancangan mereka memberikan gambaraan yang melecehkan Nabi Muhammad SAW.
Sebelumnya pada hari Kamis lalu, saluran TV Amerika melaporkan bahwa mereka telah menghapus semua film yang terkait dengan pelecehan terhadap Nabi Muhammad setelah kelompok umat Islam mengancam pencipta acara kartun tersebut.
"Bahkan meskipun mereka telah menambahkan bleeps audio, produser 'South Park' dan penyiarnya harus meminta maaf kepada umat Islam karena hal ini adalah masalah sensitif," kata wakil presiden PAS Mahfuz Omar kepada AFP.
"Acara itu sendiri berisi kata-kata yang buruk dan melecehkan Nabi Muhammad secara provokatif. Hal ini bisa menciptakan ketegangan agama," ia menambahkan.
Kelompok Islam berbasis di New York "Revolusi Islam" mengatakan bahwa pencipta 'South Park' Matt Stone dan Trey Parker hidupnya bisa berakhir terbunuh seperti yang menimpa pembuat film Belanda Theo Van Gogh, yang dibunuh oleh seorang Muslim di Amsterdam pada tahun 2004.
Pernyataan mereka tersebut datang menyusul sebuah episode 'South Park,' pada 14 April lalu di mana Nabi Muhammad digambarkan muncul mengenakan kostum maskot beruang untuk menghindari penggambaran Nabi Muhammad secara jelas.(fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- Mayat-Mayat Korban Pembantaian Kristen Nigeria Kembali Ditemukan
Jumat, 23/04/2010 13:55 WIB - Akhirnya Episode South Park Tidak Jadi Tayang
Jumat, 23/04/2010 13:06 WIB - Taliban Masih Kuat di Lembah Swat
Jumat, 23/04/2010 12:56 WIB - Anti-Islam, Tokoh Evangelis AS Batal Diundang Pentagon
Jumat, 23/04/2010 12:47 WIB - "John Doe 16" Ajukan Gugatan Hukum Tehadap Paus Vatikan
Jumat, 23/04/2010 12:47 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




