Muslim Tunis, Bentuk Lembaga Pembelaan Hak Memakai Jilbab

Rabu, 08/11/2006 13:16 WIB | Arsip | Cetak

Muslim Tunisia membentuk Organisasi Perlindungan Hukum untuk Pelajar dan Mahasiswi Berjilbab. Lembaga ini sengaja dibuat untuk membela kaum Muslimah Tunisia yang belakangan mengalami tekanan dan dizalimi oleh pemerintah Tunis karena mereka memakai jilbab.

Dalam keterangan yang mereka sampaikan kepada Ikhwanonline disebutkan, lembaga baru ini dibuat atas dasar iman dan keyakinan bahwa pelajar dan mahasiswi adalah asset penting masyarakat di negara manapun. Karena itu, tekanan dan teror apapun yang dilakukan hingga melukai keadilan atas diri mereka di Tunis harus dibela karena hal itu berlawanan dengan HAM dan peraturan internasional.

Lembaga itu bernama Lajnah Difa’ an Al-Muhajibat bi Tunis, di singkat LDM. “Hak setiap perempuan mengenakan jilbab atau hijab. Dan masalah ini juga tertera dalam teks undang-undang Tunis pasal lima, bahwa rakyat Tunisia memiliki kebebasan individu,” demikian salah satu pernyataan lembaga ini di awal pembentukannya. Karenanya, para pendiri lembaga ini menyatakan upaya melanggar hak wanita memakai jilbab adalah pelanggaran serius terhadap kebebasan individu dan hak asasi manusia.

Lembaga ini rencananya akan mendirikan cabangnya di setiap kota di Tunisia dengan berbagai cara. Mereka juga akan melakukan penyadaran sosial di kalangan pelajar dan kalangan masyarakat umum tentang tindakan yang melawan kebebasan individu dan pelanggaran HAM internasional. Selain itu, mereka juga akan melakukan mediasi dengan pemerintah Tunis membicarakan tindakan kekerasan yang dilakukan pemerintah terhadap para pengguna jilbab di Tunisia. (na-str/ikhl)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang