Muslim Tunis, Bentuk Lembaga Pembelaan Hak Memakai Jilbab
.jpg)
Muslim Tunisia membentuk Organisasi Perlindungan Hukum untuk Pelajar dan Mahasiswi Berjilbab. Lembaga ini sengaja dibuat untuk membela kaum Muslimah Tunisia yang belakangan mengalami tekanan dan dizalimi oleh pemerintah Tunis karena mereka memakai jilbab.
Dalam keterangan yang mereka sampaikan kepada Ikhwanonline disebutkan, lembaga baru ini dibuat atas dasar iman dan keyakinan bahwa pelajar dan mahasiswi adalah asset penting masyarakat di negara manapun. Karena itu, tekanan dan teror apapun yang dilakukan hingga melukai keadilan atas diri mereka di Tunis harus dibela karena hal itu berlawanan dengan HAM dan peraturan internasional.
Lembaga itu bernama Lajnah Difa’ an Al-Muhajibat bi Tunis, di singkat LDM. “Hak setiap perempuan mengenakan jilbab atau hijab. Dan masalah ini juga tertera dalam teks undang-undang Tunis pasal lima, bahwa rakyat Tunisia memiliki kebebasan individu,” demikian salah satu pernyataan lembaga ini di awal pembentukannya. Karenanya, para pendiri lembaga ini menyatakan upaya melanggar hak wanita memakai jilbab adalah pelanggaran serius terhadap kebebasan individu dan hak asasi manusia.
Lembaga ini rencananya akan mendirikan cabangnya di setiap kota di Tunisia dengan berbagai cara. Mereka juga akan melakukan penyadaran sosial di kalangan pelajar dan kalangan masyarakat umum tentang tindakan yang melawan kebebasan individu dan pelanggaran HAM internasional. Selain itu, mereka juga akan melakukan mediasi dengan pemerintah Tunis membicarakan tindakan kekerasan yang dilakukan pemerintah terhadap para pengguna jilbab di Tunisia. (na-str/ikhl)
Lainnya (Arsip)
- Tentara AS Buat Petisi, Minta Pasukan AS Ditarik dari Irak
Rabu, 08/11/2006 11:48 WIB - Warga Beit Hanun: "Ini Serangan Terburuk yang Pernah Kami Saksikan"
Rabu, 08/11/2006 11:27 WIB - Wear a Hijab Day untuk Mengenang Alia Ansari
Rabu, 08/11/2006 10:35 WIB - Pasukan Zionis Mundur dari Beit Hanun
Selasa, 07/11/2006 16:10 WIB - Lagi, Tudingan Keji Seorang Uskup Inggris terhadap Warga Muslim
Selasa, 07/11/2006 14:07 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




