Muslim Uighur di Kazakhstan Demo Menentang Cina

Senin, 20/07/2009 10:01 WIB | Arsip | Cetak

Sekitar 5000 muslim Uighur yang berada di Kazakhstan, termasuk para wanita yang mengenakan skraf putih sebagai tanda berduka, berkumpul di sebuah Kongres Hall sisa peninggalan Komunis Soviet yang ada di Kazakhstan untuk mengekspresikan kemarahan mereka atas tindakan keras Cina di wilayah Xinjiang.

"Bebaskan Uighustan!" teriakan para pendemo setelah satu menit mengheningkan cipta, sambil mengibarkan bendera Turkistan yang berwarna biru dan berlambang bulan sabit bintang putih.

Muslim Uighur sebagian besar adalah masyarakat yang berbagi ikatan dalam bahasa serta budaya dengan masyarakat yang ada di Asia tengah.

Kazahkstan adalah rumah bagi komunitas terbesar etnis Uighur diluar wilayah Cina dan masih banyak lagi wilayah yang tersebar di seluruh wilayah Asia tengah tempat etnis Uighur tinggal dimana mereka mengatur negara mereka sendiri.

Selama demonstrasi di kota Almaty Kazakhstan, sekitar 10 jam perjalanan menggunakan kendaraan dari kota Urumqi, seorang Ulama dengan mengenakan jubah berwarna putih mendoakan para korban muslim Uighur Xinjiang yang tewas selama kerusuhan yang terjadi disana, sementara para demonstran lain setelah pembacaan doa, mereka membacakan puisi dan berorasi.

"Kita tidak bisa tinggal diam. Sebuah tindakan kekerasan berdarah terjadi di masyarakat kita di kota urumqi," kata Abdureshit Turdiyev - wakil sekjen World Uighur Congress yang berbasis di AS.

"Penindasan masyarakat kita akan terus berlangsung di Cina!"

Kazakhstan, adalah sebuah negara dengan penduduk sekitar 15 juta jiwa, di pimpin oleh seorang pemimpin yang otoriter dan jarang menginjinkan warganya untuk mengekspresikan ketidak puasan dengan berdemonstrasi.(fq/agencies)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang