Mustahilnya Membelah Pejuang Taliban Pakistan dan Afghanistan

Inilah strategi terbaru AS: membelah Taliban Pakistan dan Afghanistan. Itu disampaikan langsung oleh sekretaris menteri pertahanan AS Robert Gates hari ini. Tapi, belum apa-apa, suara skeptis telah lantang bergaung dari berbagai kalangan.
Dalam satu tahun belakangan ini, Islamabad benar-benar telah mengerahkan segala cara untuk menghentikan Taliban. Jika mau jujur, saat ini, Pakistan telah memenuhi tangannya untuk menghadapi Taliban, dan mereka tak sanggup lagi membuka konfrontasi langsung pada waktu bersamaan.
Masalahnya, jangan lupa, Pakistan juga disibukkan permasalahan Kashmir dengan India. Alih-alih memerangi, kini mereka mulai memalingkan muka melihatnya sebagai sekutu ketika AS pergi dan kondisi negara berubah chaos.
"Sangat penting untuk diingat bahwa Taliban beroperasi di Pakistan dengan baik, sehingga tidak mungkin untuk memisahkan kelompok-kelompok ini," Gates mengatakan dalam sebuah komentar di berita koran Pakistan. "Jika sejarah adalah indikasi, makaTaliban di kedua sisi perbatasan akan lebih mematikan dan lebih kurang ajar."
Menurut Gates, Taliban adalah bencana untuk kedua negara baik Pakistan ataupun Afghanistan. Hingga, “Hanya dengan menekan kelompok-kelompok ini di kedua sisi perbatasan Afghanistan dan Pakistan akan dapat melepaskan diri dari mereka untuk selamanya," katanya.
Saat ini, para pejuang Taliban dan Afghanistan tampaknya telah sama-sama berkordinasi satu sama lainnya. Serangan-serangan yang dilancarkan kepada mereka terbukti tidak banyak bermanfaat dan menghasilkan. (sa/reuters)
Lainnya (Arsip)
- Polisi Muslim Inggris Protes Program "Prevent"
Kamis, 21/01/2010 17:11 WIB - Tak Ada Tempat Untuk Jilbab Di Denmark
Kamis, 21/01/2010 17:07 WIB - Muslim AS: Tarik Semua Senjata Berkode Injil !
Kamis, 21/01/2010 15:48 WIB - Gate : Al-Qaidah Akan Menciptakan Perang di Asia Selatan
Kamis, 21/01/2010 15:11 WIB - Sengketa Kepemilikan Situs Bersejarah Israel dan Vatikan
Kamis, 21/01/2010 14:53 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




