Mustahilnya Membelah Pejuang Taliban Pakistan dan Afghanistan

Kamis, 21/01/2010 17:52 WIB | Arsip | Cetak

Inilah strategi terbaru AS: membelah Taliban Pakistan dan Afghanistan. Itu disampaikan langsung oleh sekretaris menteri pertahanan AS Robert Gates hari ini. Tapi, belum apa-apa, suara skeptis telah lantang bergaung dari berbagai kalangan.

Dalam satu tahun belakangan ini, Islamabad benar-benar telah mengerahkan segala cara untuk menghentikan Taliban. Jika mau jujur, saat ini, Pakistan telah memenuhi tangannya untuk menghadapi Taliban, dan mereka tak sanggup lagi membuka konfrontasi langsung pada waktu bersamaan.

Masalahnya, jangan lupa, Pakistan juga disibukkan permasalahan Kashmir dengan India. Alih-alih memerangi, kini mereka mulai memalingkan muka melihatnya sebagai sekutu ketika AS pergi dan kondisi negara berubah chaos.

"Sangat penting untuk diingat bahwa Taliban beroperasi di Pakistan dengan baik, sehingga tidak mungkin untuk memisahkan kelompok-kelompok ini," Gates mengatakan dalam sebuah komentar di berita koran Pakistan. "Jika sejarah adalah indikasi, makaTaliban di kedua sisi perbatasan akan lebih mematikan dan lebih kurang ajar."

Menurut Gates, Taliban adalah bencana untuk kedua negara baik Pakistan ataupun Afghanistan. Hingga, “Hanya dengan menekan kelompok-kelompok ini di kedua sisi perbatasan Afghanistan dan Pakistan akan dapat melepaskan diri dari mereka untuk selamanya," katanya.

Saat ini, para pejuang Taliban dan Afghanistan tampaknya telah sama-sama berkordinasi satu sama lainnya. Serangan-serangan yang dilancarkan kepada mereka terbukti tidak banyak bermanfaat dan menghasilkan. (sa/reuters)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang