Nasib Nahas Para Pengungsi Chechnya di Austria
Inilah kondisi yang memprihatinkan para pengungsi Chechnya di Austria. Dalam pengungsian saja, mereka masih saja dalam bayang-bayang para intelijen negara yang bersangkutan.
Dua pengungsi Chechnya tanpa sengaja medeteksi alat pelacak yang diikat di bagian bawah mobil mereka (foto). Awalnya, mereka membawa bom dengan remote detonator itu kepada polisi setempat.
Tapi polisi mengatakan hal-hal seperti ditangani oleh layanan khusus "VTB" (Verfassungsschutz und Terroristenbekaempfung, Konstitusi Perlindungan dan Teroris 'Fighting Agency).
Orang-orang Chechen membawa satu bom ke polisi, sedangkan yang kedua disimpan sebagai bukti sampai semua keadaan itu diklarifikasi. Bom itu segera disita oleh polisi, dan dinas rahasia langsung datang ke alamat para pengungsi untuk mengambil bom yang kedua.
Pengungsi Chechnya di Austria secara serius mencemaskan hidup mereka. Para pengungsi yang Muslim itu sadar bahwa kegiatan dinas rahasia Austria melawan mereka terkoneksi dengan Moskow untuk memaksa orang Chechen rencana keluar dari Eropa.
Padahal saat ini, para pengungsi Chechnya berada di bawah lindungan PBB. (sa/kavcen)
Lainnya (Arsip)
- Curiga, United Airlines Turunkan Dua Penumpang
Selasa, 29/09/2009 11:46 WIB - Saudi Bantu Israel Serang Iran
Selasa, 29/09/2009 10:59 WIB - Orang Bersenjata Tembaki Muslim Pattani
Selasa, 29/09/2009 10:32 WIB - Tajikistan Akan Bangun Masjid Terbesar di Dunia
Selasa, 29/09/2009 09:54 WIB - "Poligami Club" Tuai Kontroversi di Malaysia
Selasa, 29/09/2009 09:13 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




