Negara-Negara Arab Diminta Antisipasi Penyebaran Virus HIV/AIDS

Kamis, 09/11/2006 14:19 WIB Cetak |  Kirim

Sejumlah tokoh agama dan pejabat negara Arab mengemukakan kecemasannya terkait kian merebaknya virus penyebab AIDS itu. Mereka juga menekankan pentingnya segera mengakhiri sikap diam dunia Arab terhadap virus mematikan ini

Lebih dari 300 tokoh agama dan pemimpin Arabd ari 20 negara, pada Selasa (7/11) baik dari kalangan Islam maupun Kristen berkumpul di Kairo, Mesir untuk mendiskusikan masalah virus HIV dan penyakit AIDS ini. Mereka juga meminta agar membincangkan masalah AIDS di dunia Arab tidak lagi dianggap tabu.

Amat al-Alim al-Soswa, Direktur PBB untuk Program Pembangunan Wilayah Arab mengatakan, “Tahun lalu terdapat lebih dari 67.000 kasus pengidap virus HIV.” Ia meminta para pemimpin Arab untuk segera memobilisasi pencegahan virus ini.

"Epidemik ini masih baru bagi negara-negara kami, tapi perkembangan yang terus menerus pada jumlah kasus baru sekarang ini dan lemahnya struktur pembangunan untuk mengatasi HIV ini merupakan lampu kuning akan kebutuhan mobilisasi secepatnya. Saya ulangi, bahwa mobilisasi ini harus secepatnya diambil sekarang juga, sebelum terlambat,” pinta al-Soswa.

Seperti diketahui, sikap diam terhadap HIV dan AIDS ini masih dianggap normal di dunia Arab, di mana memang sebagian orang merasa risih membicarakan masalah yang berkaitan dengan seks di ruang publik. Selain itu, sejumlah penderita HIV dan AIDS di dunia Arab juga cenderung dicap jelek dan dikucilkan.

Sementara itu Sekjen Liga Arab Amr Musa yang juga hadir dalam acara diskusi konferensi itu, memprediksikan bahwa HIV dan AIDS dapat mengakibatkan kerugian ekonomi sekitar 35 persen di dunia Arab dalam kurun 25 tahun. “AIDS itu berbahaya dan penyakit yang menggangu,” tandas Musa.

Tanggapan lain muncul dari Khadijah Moalla, pakar HIV dan AIDS UNDP di Kairo, yang meminta semua pempimpin Arab untuk bekerja bersama-sama untuk menghapus stigma negatif terhadap penyakit AIDS. "Berbicara tentang AIDS di negara-negara kami sungguh dianggap sebuah kejahatan. Ini sangat penting agar kita menghapus sikap diam dan penolakan untuk kemudian mulai berjalan di jalan yang benar dengan menghentikan stigma dan diskriminasi ini,” ujar Moalla.

Di antara peserta yang hadir dalam konferensi itu tampak Syaikh Al-Azhar Muhammad Sayyid Thanthawi, Syaikh Yusuf Al-Qardhawi dan Pendeta Antonious Hanna, Ketua Kristen Koptik Yordania.(ilyas/wshpst)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG