Negara-Negara Arab: "Tak Ada Normalisasi Hubungan, Tanpa Perdamaian"

Selasa, 26/05/2009 13:58 WIB | Arsip | Cetak

Organisasi Konferensi Islam (OKI) menegaskan tidak ada normalisasi hubungan antara negara-negara Arab dengan Israel sebelum rezim Zionis itu bersedia mengakhiri konflik Arab-Israel. OKI menyatakan hal tersebut merespon pernyataan pemerintahan Obama yang menjanjikan normalisasi hubungan dengan negara-negara Arab pada Israel. Untuk itu AS sedang melakukan pendekatan dengan Palestina, Suriah dan Libanon.

"Normalisasi hanya akan dilakukan setelah konflik Arab-Israel berakhir," tegas Sekjen OKI, Ekmeleddin Ihsanoglu dalam keterangan pers usai pertemuan tiga hari menteri-menteri luar negeri OKI.

Saat ini, negara-negara Arab yang sudah melakukan normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel, hanya Mesir dan Yordania. Dalam keterangan persnya, Ihsanoglu mengatakan, selama Israel tidak menunjukkan niat baik untuk mengakhiri berbagai konflik terkait dengan dunia Arab, negara-negara Arab tidak akan mengakui eksistensi Israel.

"Kami tegaskan, kemajuan hubungan antara kedua belah pihak tergantung pada seberapa besar komitmen Israel pada keadilan dan perdamaian yang komprehensif, yang menjamin pemulihan hak dan kembalinya tanah-tanah Arab yang dijajah Israel. Kami tidak perlu memberikan penghormatan pada Israel atas kejahatan-kejahatan yang dilakukannya," tukas Ihsanoglu.

Saat ini, Israel masih menguasai tanah-tanah milik bangsa Arab mulai dari Palestina, Sinai dan dataran tinggi Golan. Israel juga masih melakukan agresi dan pembantaian kejam di Palestina.

Pernyataan Sekjen OKI tentang masa depan hubungan Arab-Israel didukung oleh Sekjen Liga Arab, Amr Moussa. Moussa menegaskan, proses normalisasi hubungan dengan Israel tidak akan pernah ada jika Israel masih melanggar hukum internasional. (ln/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang