Netanyahu: Kami Akan Hadapi Bahaya yang Datang dari Sinai dengan Tangan Besi
Berbicara kepada Knesset pada hari Rabu lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan bahwa Israel akan menghadapi bahaya yang datang dari Sinai "dengan tangan besi."
Ia juga mengatakan bahwa Israel berkomitmen untuk perjanjian damai yang telah ditandatangani Mesir dan Yordania, dan menyatakan harapan bahwa pemerintah Mesir yang akan datang memiliki komitmen yang sama terkait perjanjian dengan Israel.
"Ini adalah respons Netanyahu atas pernyataan oleh Ikhwanul Muslimin dan Salafi terkait tentang menghormati perjanjian perdamaian," kata Emad Gad dari Pusat Al-Ahram untuk Studi Politik dan Strategis. "Israel menginginkan perbuatan bukan pernyataan."
Sementara itu, seorang utusan Israel meninggalkan Kairo menggunakan pesawat militer setelah kunjungan singkatnya bertemu dengan para pejabat Mesir dan mendiskusikan hubungan antara kedua negara.
Utusan itu juga bertemu dengan para pejabat keamanan dan mendiskusikan kasus warga Arab-Israel atas tuduhan melakukan penyelundupan senjata ke Mesir.
Tarek Fahmi dari Pusat Penelitian Timur Tengah berspekulasi bahwa tujuan utama utusan Israel itu adalah untuk mengekspresikan keprihatinan Israel tentang pertemuan Hamas dan Ikhwan Mesir.(fq/amay)
Lainnya (Arsip)
- Pasukan Somalia Klaim Rebut Kembali Kota Selatan dari Pejuang Al-Shabaab
Jumat, 30/12/2011 07:55 WIB - Kapal Selam Nuklir Rusia Terbakar
Jumat, 30/12/2011 07:47 WIB - Uni Eropa Kecam Diskriminasi Israel Terhadap Warga Arab
Jumat, 30/12/2011 07:41 WIB - Turki Akui telah Keliru Menewaskan Warga Sipil Kurdi
Jumat, 30/12/2011 07:32 WIB - Bosnia Menyepakati Pemerintah Baru
Kamis, 29/12/2011 23:09 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
Satrio Selamat dari Jantung Bocor
Dari semenjak lahir Satrio, 21 bulan, sudah menderita jantung bocor. Tubuhnya semakin membiru, bapaknya terkendala administrasi untuk mengurus Jamkesmas. Melalui bantuan LKC Dompet Dhuafa dan PT PPA…



