Nik Aziz : Muslim Yang Merokok Lebih Buruk Daripada Sapi

Sabtu, 28/03/2009 09:21 WIB | Arsip | Cetak

Umat Islam yang merokok dan mencoba menampilkan sosok dirinya sebagai orang yang relijius - adalah lebih buruk daripada sapi yang buang air besar di jalan, kata politisi dan  petinggi PAS pada jumat kemarin, dikatakannya juga merokok dilarang dalam ajaran Islam karena berbahaya buat kesehatan.

"Sebagai contoh, seekor sapi yang buang air besar di jalan, kita tidak akan menuntut sapi itu sebagai yang melakukan tindakan kesalahan karena sapi itu tidak punya otak dan tidak bisa berpikir," kata Tuan guru Nik Aziz yang merupakan pemimpin spritual PAS (Partai Islam Semalaysia).

"Tapi manusia, punya akal pikiran, untuk mereka melakukan sesuatu yang salah dalam agama...ketika mereka mengenakan pakaian yang mencirikan sebagai penganut Islam (hijab  atau kopiah), mereka dapat dianggap lebih buruk dari sapi," katanya dalam sebuah ceramah agama mingguan, seperti yang dilaporkan kantor berita Malaysia Bernama.

Baru-baru ini, Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa haram nya rokok. Dan Majelis Ulama Malaysia juga sudah mengeluarkan fatwa sejenis.

Walaupun sudah ada larangan merokok di Malaysia, di mana  lebih dari separuh penduduknya dari 27 juta orang adalah Islam, namun 50% laki-laki di negara itu merokok menurut data WHO.

PAS adalah salah satu dari tiga partai oposisi di Malaysia yang beraliansi dengan Anwar Ibrahim mantan wakil perdana  menteri malaysia.(fq/alarabiya)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang