Nik Aziz : Muslim Yang Merokok Lebih Buruk Daripada Sapi

Umat Islam yang merokok dan mencoba menampilkan sosok dirinya sebagai orang yang relijius - adalah lebih buruk daripada sapi yang buang air besar di jalan, kata politisi dan petinggi PAS pada jumat kemarin, dikatakannya juga merokok dilarang dalam ajaran Islam karena berbahaya buat kesehatan.
"Sebagai contoh, seekor sapi yang buang air besar di jalan, kita tidak akan menuntut sapi itu sebagai yang melakukan tindakan kesalahan karena sapi itu tidak punya otak dan tidak bisa berpikir," kata Tuan guru Nik Aziz yang merupakan pemimpin spritual PAS (Partai Islam Semalaysia).
"Tapi manusia, punya akal pikiran, untuk mereka melakukan sesuatu yang salah dalam agama...ketika mereka mengenakan pakaian yang mencirikan sebagai penganut Islam (hijab atau kopiah), mereka dapat dianggap lebih buruk dari sapi," katanya dalam sebuah ceramah agama mingguan, seperti yang dilaporkan kantor berita Malaysia Bernama.
Baru-baru ini, Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa haram nya rokok. Dan Majelis Ulama Malaysia juga sudah mengeluarkan fatwa sejenis.
Walaupun sudah ada larangan merokok di Malaysia, di mana lebih dari separuh penduduknya dari 27 juta orang adalah Islam, namun 50% laki-laki di negara itu merokok menurut data WHO.
PAS adalah salah satu dari tiga partai oposisi di Malaysia yang beraliansi dengan Anwar Ibrahim mantan wakil perdana menteri malaysia.(fq/alarabiya)
Lainnya (Arsip)
- Mengikut Laporan Serangan Udara Israel, Mesir Perketat Perbatasan
Sabtu, 28/03/2009 08:41 WIB - Pasukan Tambahan dan Strategi Baru Obama Hadapi al-Qaidah
Jumat, 27/03/2009 17:28 WIB - Israel Lakukan Serangan di Sudan
Jumat, 27/03/2009 17:18 WIB - Muslim Bulgaria : Wajah Sebuah Penindasan Agama
Jumat, 27/03/2009 09:18 WIB - Ledakan Bom di Afghanistan Timur Tewaskan 7 Warga Sipil
Jumat, 27/03/2009 08:21 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




