Obama Akhirnya Akui telah Melakukan Serangan Drone AS di Pakistan
Presiden Barack Obama pada Senin kemarin (30/1) menegaskan bahwa pesawat tak berawak AS telah menyerang sasaran Taliban dan Al-Qaidah di Pakistan - operasi yang sampai sekarang belum resmi diakui.
Ketika ditanya tentang penggunaan pesawat drone oleh pemerintahannya dalam sebuah chatting dengan pengguna web di Google + dan YouTube, Obama mengatakan "banyak serangan drone telah dilakukan di FATA" - Wilayah Federal Kesukuan Pakistan.
"Untuk sebagian besar, drone telah menyerang presisi yang sangat tepat terhadap Al-Qaidah dan afiliasi mereka, dan kami sangat berhati-hati dalam hal penerapan serangan tersebut," kata Obama.
"Serangan ini adalah upaya yang difokuskan terhadap pada orang-orang yang berada pada daftar teroris yang aktif, yang mencoba untuk masuk dan membahayakan Amerika, fasilitas Amerika, pangkalan Amerika, dan sebagainya."
"Jadi, jelas, banyak serangan-serangan yang telah dilakukan di FATA, yang menargetkan tersangka Al-Qaidah di medan sangat sulit di sepanjang perbatasan antara Afghanistan dan Pakistan," katanya menegaskan.
"Bagi kami untuk bisa mendapatkan mereka dengan cara lain mungkin akan melibatkan aksi militer yang lebih banyak sehingga sangat mengganggu jika kami sudah terlibat masuk."
Pejabat AS mengatakan daerah suku Pakistan menyediakan tempat perlindungan bagi Taliban selama 10 tahun di Afghanistan.
Amerika Serikat sampai sekarang masih menolak untuk membahas serangan drone mereka ke publik, tetapi program ini telah secara dramatis meningkat ketika pemerintahan Obama terlihat berusaha menarik semua pasukan tempur asing dari Afghanistan pada akhir 2014.(fq/afp)
Lainnya (Arsip)
- AS Mendesak Mesir untuk Cabut Larangan Perjalanan terhadap Warga AS
Selasa, 31/01/2012 10:26 WIB - Ulama Buta Suriah Anti Assad Berhasil Melarikan Diri ke Yordania
Selasa, 31/01/2012 09:21 WIB - Kelompok Tunisia Serukan Adanya Hukum yang Larang Jalin Hubungan dengan Israel
Selasa, 31/01/2012 08:49 WIB - Kembali Warga Pengungsi Palestina di Irak Tewas Disiksa di Tahanan
Selasa, 31/01/2012 08:44 WIB - OKI Desak Suriah Segera Hentikan Pertumpahan Darah
Selasa, 31/01/2012 08:34 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
Satrio Selamat dari Jantung Bocor
Dari semenjak lahir Satrio, 21 bulan, sudah menderita jantung bocor. Tubuhnya semakin membiru, bapaknya terkendala administrasi untuk mengurus Jamkesmas. Melalui bantuan LKC Dompet Dhuafa dan PT PPA…



