Obama Bukan Mesias

Kamis, 04/06/2009 17:03 WIB | Arsip | Cetak

Seorang Mesias tidak akan pernah mendarat di bandara Heliopolis, Mesir. Namun, apa daya, harapan yang dibangkitkan oleh kunjungan Obama yang singkat ke Kairo hampir tak ubahnya seperti peristiwa Mesianik.

Toko-toko di seantero negeri menjual souvenir dengan judul "Obama - Tutankhamen baru di dunia." Dalam budaya dan kebiasaan Mesir, ini artinya super-pujian. Padahal, satu jam Obama berpidato sama sekali ia tak bisa memenuhi harapan seperti itu, tidak pula dalam dua jam sambutannya. Mesias adalah seorang penyelamat atau raja agung dalam agama Yahudi, dan Tutankhamen adalah sebuah simbol kebesaran Mesir

Keputusan Obama dalam menempatkan dunia Arab sebagai prioritas utama dari kebijakan luar negerinya bukan sebuah aspirasi Mesianik, akan tetapi musibah. Nyata jelas Amerika menentukan peraturan dan opini publik bangsa Arab lebih daripada sebelumnya. Obama adalah simpul tali yang oportunis. Karena dia memerlukan penguasa Arab, nyata ia meredupkan retorika andalannya tentang demokrasi dan hak asasi manusia, dan kita telah melihat sebuah ironi sejarah di sini: George W. Bush, seorang kanan dari Republikan yang percaya nilai-nilai agama memaksakan membawa demokrasi ke Timur Tengah dan Barak Obama, seorang demokrat kiri dari jenis kanan Amerika secara terbuka telah merestui kekuasaan abadi raja Saudi dan penguasa Mesir.

Karena nama tengahnya, Huessein, tak pelak Obama juga banyak merebut simpati rakyat Arab. Namun, hal itu juga mengundang kecurigaan oleh non-Muslim. Kecurigaan ini tidak hanya ada di Amerika dan Israel. Pidato Obama seperti membuka sejumlah hal yang belum ditulis.

Pertanyaannya adalah apa yang akan terjadi di Washington nanti, dan apakah memang kita akan melihat formulasi rencana yang akan mampu membawa semua anti-Arab dan pro-Amerika kekuasaan di Arab, termasuk Israel, menjadi satu koalisi; dan perlahan-lahan menggerus Palestina, Iraq dan Afghansitan. (sa/ynt)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang