Obama Cuma Pura-Pura Kecam Israel

Jumat, 19/03/2010 11:15 WIB | Arsip | Cetak

Standar ganda AS soal Palestina tidak diragukan lagi. Di satu sisi, mengecam Israel atas rencana pembangunan pemukiman baru di Al-Quds, di sisi lain mengecam rakyat Palestina yang memprotes tindakan-tindakan Israel yang provokatif di dekat Masjid Al-Aqsa. Itulah yang dilakukan Presiden AS, Barack Obama.

Sebelumnya, Obama menyatakan bantahannya bahwa hubungan AS-Israel sedang dilanda krisis, setelah Ia melontarkan kecaman atas rencana Israel membangun 1.600 unit rumah baru untuk Yahudi di wilayah pendudukan Palestina. Selanjutnya, Obama malah balik mengecam rakyat Palestina yang melakukan aksi protes atas tindakan provokatif Israel di dekat Masjid Al-Aqsa. Obama menyatakan, aksi protes rakyat Palestina "merusak" upaya perdamaian.

Laporan-laporan yang berkembang menyebutkan, lobi-lobi Yahudi Zionis di AS yang menyebabkan Obama bisa berubah sikap begitu cepat, yang semula keras terhadap Israel, dalam sekejab berubah menjadi lunak dan berbalik mengecam rakyat Palestina yang mempertahankan hak-haknya yang telah dirampas Israel. "Kadang terjadi perbedaan pendapat di antara teman. Israel adalah salah satu sekutu dekat kita (AS). Kita dan orang-orang Israel memiliki ikatan khusus yang tidak akan pernah lepas," kata Obama dalam wawancara dengan Fox News Channel.

Banyak pihak yang skeptis atas kritik yang dilontarkan AS pada Israel terkait pemukiman. Mereka yang skeptis berpendapat bahwa AS hanya sedang mengalihkan perhatian dunia internasional dari tindakan-tindakan Israel me"yudaisasi" Al-Quds dengan berusaha mengambil alih tempat-tempat suci umat Islam di kota itu, termasuk Masjid Al-Aqsa.

Sementara itu, sebuah survey yang dilakukan oleh lembaga survei Rasmussen terhadap masyarakat AS menunjukkan bahwa 50 persen responden tidak setuju Israel memperluas pemukimannya di wilayah pendudukannya di Palestina. Mereka menyatakan bahwa rezim Zionis Israel harus menghentikan pembangunan pemukiman baru untuk Yahudi di wilayah Palestina.

Survey yang dilakukan lewat telepon itu, menunjukkan bahwa hanya 22 persen repsonden yang mendukung rencana Israel membangun pemukiman baru di Palestina. Di sisi lain, sekitar 70 persen responden menyatakan pesimis akan tercipta perdamaian abada antara Israel dan Palestina dalam dekade mendatang. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang