Obama : Mengubah Kebijakan Di Afghanistan

Senin, 09/02/2009 18:50 WIB | Arsip | Cetak

Usai Konferensi Keamanan di Munich (Jerman), team Keamanan Nasional Presiden AS,Barack Obama, yang dipimpin Jendral Jim Jones, memberikan peringatan tentang perang di Afghanistan. “Dukungan internasional sangat baik. Kami akan membangun kembali kekuatan militer di Afghanistan”, ungkap Jendral Jones. Seperti diberitakan berbagai media, bahwa Presiden Obama memberikan perhatian khusus terhadap Afghanistan. Presiden AS itu yang berkali-kali menyatakan, ingin memperbaiki hubungan dengan dunia Islam, kenyataannya justru memperbesar konflik di Afghanistan.

“Kekuatan militer tidak satu-satunya pilihan kami. Kami akan membuat berbagai pilihan yang lebih”, ungkap Jendral Jim Jones. “Saya menekankan kerjasama internasional yang lebih kokoh, agar dapat mengakhiri konflik di Afghanistan”, tambahnya. Nampaknya, Jones yang dipercaya Obama menjadi Ketua Penasehata Keamanan Nasional (NSC), menjadi masalah Afghanistan menjadi isu ‘tunggal’ dalam Konferensi Keamanan di Munich, beberapa hari yang lalu.

Langkah strategis yang akan diambil AS di Afghanistan, lebih mirip yang dilakukan di Iraq, yaitu memecah belah kelompok-kelompok suku, dan golongan yang ada di wilayah itu. Taktik ini dijalankan Jendral David Petraeus, yang behasil menghancurkan kekuatan perlawanan di Iraq, melalui cara pecah-belah atau adu-domba. Selama di Iraq, Petraeus menggunakan unsur-unsur lokal, yang saling berbeda, termasuk mengadu-domba kelompok Syiah dengan Sunni, dan kelompok Sunni dengan Kurdi, atau kelompok Syiah dengan Syiah. Kelompok Syiah radikal yaitu kelompok Moqtada al-Sadr dengan pengikutnya al-Maliki. Konflik yang luas di Iraq antara kelompok-kelompok suku, dan aliran, menyebabkan perlawanan terhadap AS melemah. Strategi ini akan dijalan di Afghanistan oleh David Petraeus.

“Kami tidak memiliki formula yang mujarab dan instant”, ujar Richard Holbrooke, yang ditunjuk Presiden Obama, menjadi utusan khusus untuk Afghanistan. Jendral Petraues, yang menjadi panglima pusat komando di Afganistan, di Munich menegaskan : “Situasi di Afghanistan sangat sulit dan kritis”, tambah Petraeus. Sekarang yang dilakukan AS melakukan pendekatan dengan kepala suku yang ada diperbatasan Pakistan dan Afghanistan, menghadapi Taliban dan Al-Qaidah. Langkah ini diharapkan dapat menghentikan offensive militer pejuang Taliban, yang semakin massif.

Obama melalui Kepala Dewan Keamanan Nasional (NSC) ingin memenangkan perang di Afghanistan, dan sekarang mengkonsolidasikan seluruh kekuatan sekutunya, yang tergabung dalam Nato, menghadapi Taliban dan Al-Qaidah. Dan, seperti pidato-pidato Obama, yang berjanji akan bersikap tegas dan berperang dengan kekuatan ‘teroris’ di Afghanistan, yaitu Taliban dan Al-Qaidah. “Saya tidak ingin Afghanistan dan Pakistan menjadi tempat persemaian teroris”, tandas Obama.

Sementara itu, Komandan Pasukan Nato di Eropa, Jendral John Craddock, segera mengirim 5.000 pasukan Nato ke Afghanistan, guna memperkuat kekuatan internasional. Tapi, AS dan kekuatan Nato dapatkah memenangkan perang di Afghanistan? (m/abc).

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang