Obama-Netanyahu Bertemu di Gedung Putih

Senin, 09/11/2009 16:11 WIB Cetak |  Kirim

Presiden AS Barack Obama dan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, Senin ini, rencananya akan bertemu di Gedung Putih. Pertemuan itu dilatarbelakangi gagalnya proses perdamaian yang digalang AS, bersamaan dengan langkah-langkah Israel yang terus  melakukan pembangunan pemukiman di Tepi Barat.

Pertemuan Obama-Netanyahu dibayang-bayangi pengunduran diri Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas, yang tidak lagi bersedia mencalonkan diri menjadi calon presiden dalam pemilihan mendatang. Secara eksplisit pemimpin Al-Fatah itu, menegaskan Israel tidak memiliki keinginan dan niat menciptakan perdamaian dengan solusi dua negara : Israel-Palestina.

Selain itu, sikap Washington yang tetap memihak Israel, dan tidak mampu melakukan tekanan terhadap Isrel. Hal itu ditunjukkan kegagalan misi yang dibawa oleh utusan khusus AS, George Mitchel, yang tidak mampu menekan Israel. Termasuk Menlu AS Hallary Clinton, ketika bertemu dengan Perdana Israel Benyamin Netanyahu, tak dapat mencapai persetujuan untuk menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat.

Gagasan mendirikan negara Palestina dengan ibukota Yerusalem menjadi mentah. Karena fihak Israel telah mengklaim, bahwa Yerusalem Timur merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Israel. Bahkan, sekarang Israel terus melakukan upaya-upaya perubahan demografis (komposisi penduduk) dengan cara mengusir penduduk Arab dari Yerusalem dan Tepi Barat.

Rencana perdamaian yang digagas AS dan Presiden Barack Obama itu, hanyalah omong  kosong, dan pidatonya di Cairo, yang  ingin memperbaharui hubungannnya dengan dunia Islam itu, hanyalah janji palsu. Obama tak lain hanyalah  'pion' Israel. (m/berbagai sumber)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG