OKI Desak Negara-Negara Islam Gunakan Kalender Hijriah

Senin, 15/06/2009 09:40 WIB | Arsip | Cetak

Ketua Organisasi Konferensi Islam (OKI) mendesak negara-negara anggotanya untuk menggunakan kalender Hijriah dalam rangka persatuan umat Islam dunia dan ia menganggap hal itu perlu bagi umat Islam sedunia.

Sekretaris Jendral OKI - Ekmeleddin Ihsanoglu menekankan pentingnya negara-negara Muslim anggota OKI menggunakan satu kalender patokan untuk mempersatukan umat Islam yaitu kalender Hijriah bukan kalender masehi.

Ihsanoglu mengatakan "langkah seperti ini sudah menjadi kebutuhan bagi kepentingan umat Islam secara umum, khususnya pada hal-hal yang berkaitan dengan waktu yang menunjukkan simbol-simbol keagamaan dan segala sesuatu yang menjadi hari-hari besar umat Islam."

OKI juga mengatakan dalam sebuah pernyataannya bahwa mereka akan mengadakan simposium bersama untuk penyatuan penggunaan kalender Hijriah bekerjasama dengan Akademi Fiqh Islam Internasional dan kementrian urusan Keagamaan Tunisia.

Ihsanoglu menyatakan bahwa "tidak ada lagi alasan bagi umat Islam menjadikan tidak-ketersediaan bahan-bahan ilmiah dan teknis sebagai alasan untuk tidak dapat bersatunya hari-hari besar Islam terutama sewaktu penentuan ramadhan, Idul fitri dll.

Sekretaris Jendral OKI menambahkan "kegagalan" untuk menangani masalah ini menciptakan situasi yang memalukan bagi kalangan umat Islam sendiri .

Dia juga mengatakan bahwa persoalan mengadopsi penyatuan kalender Islam tetap memiliki subjek dari kepentingan pribadi dan banyak studi mencakup untuk periode yang panjang.

OKI sendiri adalah organisasi terbesar kedua dari organisasi antar pemerintah yang mana memiliki anggota 57 negara yang tersebar di empat benua.(fq/wb)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang