Onta Jadi Pemicu Ketegangan Hubungan Mesir-Israel

Rabu, 02/09/2009 13:50 WIB | Arsip | Cetak

Apa jadinya jika hubungan kedua negara menjadi tegang karena dipicu oleh masalah hewan ternak, yaitu onta dan domba? Ya, hal tersebutlah yang terjadi antara Mesir dan Israel.

Pasca ketegangan antara kedua negara yang baru-baru ini terjadi akibat ditembak matinya seorang petugas jaga Mesir oleh petugas jaga Israel di wilayah perbatasan, kini ketegangan itu ditambah oleh masalah "onta" ini.

Surat kabar Israel Maarev edisi Selasa (1/9) kemarin melansir, berkeliarannya onta-onta dan hewan ternak lain semisal domba milik penggembala Mesir di daerah perbatasan Mesir-Israel, serta masuknya hewan tersebut ke wilayah Israel, ternyata telah menyulut krisis hubungan diplomasi antar kedua negara.

Dinyatakan oleh Maarev, masalah "onta" ini terbilang sebagai kasus dan faktor pemicu baru atas fluktuasi hubungan diplomatik kedua negara, selain masalah politik dan militer, bahkan bisa mengancam suhu kenormalan dan damai antar kedua negara yang selama ini terus diusahakan kedua belah pihak.

Terkait ulah hewan-hewan ternak itu, yang tanpa dosa wira-wiri dan keluar-masuk wilayah perbatasan Mesir-Israel, pihak keamanan perbatasan Israel akhirnya mengambil tindakan yang mengejutkan: menembaki hewan-hewan itu hingga mati dan melempar mayatnya ke wilayah Mesir.

Pihak Israel beralasan, selain mengganggu stabilitas wilayah perbatasan, masuknya hewan-hewan Mesir itu ke wilayah Israel dikhawatirkan akan membawa penyakit.

Hingga saat ini, pihak keamanan Israel telah menembaki ribuan onta dan hewan ternak milik warga Mesir yang berkaliaran di wilayah perbatasan.

Apa yang dilakukan pihak Israel menuai banyak kecaman, baik pemerintahan Mesir, para aktivis lingkungan dan sayang hewan, dan tentu saja para pemilik hewan itu. (L2/mrv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang