Orang Bersenjata Tembaki Muslim Pattani
Orang-orang bersenjata menembak mati empat orang muslim di dua tempat terpisah, ungkap polisi Thailand, Senin Kemarin, dan kekerasan yang terus berlanjut di Thailand Selatan, menyebabkan 10 orang tewas, akhir pekan lalu.
Seorang yang menggunakan seragama militer dengan senjata M-16 menembak mati dua orang penduduk desa yang sedang mengendarai sepeda motor di jalanan di distrik Tak Bai yang terletak di propinsi Narathiwat, ujar seorang polisi. Sementara itu, mayat korban penembakan itu dibiarkan tergeletak di jalan.
Di daerah yang masih berdekatan dengan propinsi Pattani,seorang yang bersenjatakan pistol menembak mati dua orang di rumah mereka di distrik Thung Yang Dang, ujar seorang polisi. Polisi itu juga menyatakan seorang muslim 38 tahun, tewas, saat sebuah bom meledak di dekat kuburuan saudaranya. Di mana laki-laki itu sedang membersihkan makam suadara di propinsi Yala.
Seorang penduduk muslim setempat menyatakan pemerintah pusat menggelar pasukan keamanan, termasuk militer Thailand di wilayah-wilayah muslim yang sedang dilanda konflik. Dan penggelaran pasukan militer Thailand itu, nampaknya terus diperluas seiring dengan meninkgatnya kekerasan yang terjadi di wilayah itu.l
Sebuah organisasi Hak Asasi Manusia Thailand menuduh pemerintah Thailand menggunakan kekuatan militer negaranya untuk melakukan kekerasan di Thailand Selatan, dan kekerasan itu sudah berlangsung sejak tahun 2004, termasuk melakukan pengepungan sebuah masjid yang bertujuuan mencari gerilyawan muslim, dan kemudian membunuh mereka.
Kekerasn terus berlanjut di wilayah muslim, Thailand Selaltan, meskipun usaha-usaha menghentikan kekerasan melalui dialog, termasuk sejumlah ormas Islam dari Indonesia, seperti NU dan Muhammadiyah melalui tokoh-tokohnya telah berusaha menyudahi konflik itu, tapi hingga kini kekerasan tetap berlanjut. (m/wb)
Lainnya (Arsip)
- Tajikistan Akan Bangun Masjid Terbesar di Dunia
Selasa, 29/09/2009 09:54 WIB - "Poligami Club" Tuai Kontroversi di Malaysia
Selasa, 29/09/2009 09:13 WIB - Berdayakan Tahanan, Malaysia Membuat "Spa Penjara"
Selasa, 29/09/2009 08:06 WIB - Saudi Mengadili Abdul Jawad
Senin, 28/09/2009 20:21 WIB - Politisi Muslimah Denmark Tetap Istiqomah Tidak Berjabat Tangan dengan Pria
Senin, 28/09/2009 08:59 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




