Organisasi Bantuan Muslim Mulai Bergerak Bantu Haiti

Jumat, 15/01/2010 12:59 WIB | Arsip | Cetak

Organisasi-organisasi bantuan Islam menggalang bantuan untuk korban gempa di Haiti. Sedikitnya tiga juta penduduk Haiti terkena dampak gempa berkekuatan 7 skala Richter yang mengguncang negeri itu hari Selasa kemarin. Sementara jumlah korban tewas dipekirakan mencapai lebih dari 100.000 orang.

Organisasi Muslim Aid di situsnya menyatakan akan memberikan bantuan darurat sebesar 250.000 poundsterling untuk menolong korban gempa di Haiti. "Gempa itu sangat merusak dan tak tertahankan bagi negara yang sudah begitu banyak mengalami penderitaan," kata CEO Muslim Aid, Hamid Azad.

"Kami menyampaikan rasa simpati yang mendalam pada rakyat Haiti dan mendesak para donor kami untuk memberikan donasinya guna membantu para korban," sambung Azad.

Islamic Relief di AS juga menggalang bantuan sebesar 1 juta dollar untuk meringankan penderitaan para korban. Organisasi ini menggandeng sejumlah rekanan untuk mengirim bantuan itu ke Haiti. "Para korban gempa sangat membutuhkan makanan, air bersih, tempat berteduh dan obat-obatan," demikian pernyataan Islamic Relief USA.

Bantuan untuk para korban gempa di Haiti terus mengalir dari berbagai negara dan institusi termasuk dari Komunitas Bulan Sabit Merah dan Federasi Palang Merah Internasional. Program Pangan Dunia PBB menyatakan akan segera mengirimkan 15.000 ton makanan ke Haiti dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) sudah menerbangkan tim spesialisnya untuk menangani korban yang selamat dan tewas.

Memasuki hari keempat penanganan gempa di Haiti, warga dan tim penyelamat mulai menguburkan ribuan mayat korban. Namun distribusi bantuan bagi korban yang selamat, terutama di ibukota Port-au-Prince terhambat karena jalan-jalan terhalang oleh reruntuhan bangunan dan mobil-mobil yang malang melintang. Putusnya jalur komunikasi, rusaknya kantor-kantor bantuan dan ketiadaan staff karena mereka juga menjadi korban gempa, mempersulit distribusi bantuan.

Regu penyelamat dari berbagai negara, bersama warga lokal yang selamat, melakukan evakuasi para korban yang terjebak di bawah reruntuhan gedung hanya dengan peralatan seadanya. Korban yang berhasil diselamatkanpun sulit mendapatkan bantuan dengan cepat karena banyak rumah-rumah sakit yang tidak layak lagi digunakan dan minimnya obat-obatan. (ln/iol/aljz)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang