Pakar: Tsunami Sewaktu-Waktu Bisa Menghantam Israel

Para peneliti di Universitas Haifa menyatakan, gelombang tsunami kemungkinan besar akan menghantam Israel. Perkiraan itu berdasarkan hasil penelitian geo-arkeologi yang dilakukan para peneliti di universitas tersebut.
Dr Beverly Goodman, pakar dari Jurusan Ilmu Kelautan Leon H. Charney School di Universitas Haifa mengatakan terjangan gelombang tsunami di Mediterania jarang terjadi dibandingkan di kawasan Samudera Pasifik. "Tapi dari hasil penemuan kami menunjukkan terjadi peningkatan gelombang yang mencapai pesisir pantai Israel," ujarnya setelah melakukan studi di Pelabuahn Caesarea.
Dalam studi yang dilakukannya untuk membantu proyek riset di pelabujan kuno itu dan riset terhadap bangkai-bangkai kapal yang karam. Dr Goodman secara kebetulan menemukan bukti bahwa telah terjadi sedikitnya empat kali gelombang tsunami di kawasan Caesarea.
"Kami berharap bisa menemukan sisa-sisa bangkai kapal yang karam, tapi betapa terkejutnya kami menemukan sebuah lapisan geologi yang tidak biasa dan tidak pernah kami temukan di kawasan ini sebelumnya," jelas Dr Goodman.
Dalam artikelnya yang dimuat di jurnal Geological Society of America, ia menulis bahwa tsunami yang paling pertama terjadi disebabkan oleh letusan gunung Santorini yang mempengaruhi hampir seluruh wilayah Mediterania. Tsunami selanjutnya, dalam jurnal Science Daily Dr Goodman menulis, disebabkan karena adanya longsoran di dasar laut yang disebabkan oleh gempa.
"Komunitas pantai yang berada dalam jangkauan tsunami itu mengalami kerusakan hebat. Sementara penduduk membersihkan daratan akibat dampak tsunami dan kembali membangun peradaban, bukti-bukti tsunami tetap tinggal di dasar laut," ujarnya. (ln/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Tanggapi Islamophobia, Presiden Libya Tulis Novel dan Skrip Film
Rabu, 28/10/2009 08:12 WIB - Menlu Irak Menyerukan Campur Tangan PBB
Selasa, 27/10/2009 16:43 WIB - Pengacara Eropa: Kami Sudah Punya Daftar Pelaku Kejahatan Perang di Gaza
Selasa, 27/10/2009 15:40 WIB - Protes Perang di Afghanistan, Pejabat AS Mengundurkan Diri
Selasa, 27/10/2009 14:18 WIB - Muslim Spanyol Luncurkan Lembaga Payung Bagi Para Imam dan Da'i
Selasa, 27/10/2009 13:12 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




