Pakistan Kembali Diguncang Bom

Rabu, 16/12/2009 10:20 WIB | Arsip | Cetak

Serangan bom maut semakin sering terjadi di wilayah Pakistan. Sedikitnya 20 orang tewas akibat serangan bom di Dera Ghazi Khan, Pakistan tengah, kata aparat. Sebanyak 50 orang lain terluka akibat ledakan yang menyebabkan sejumlah bangunan rusak berat.

Ledakan yang diperkirakan berasal dari bom mobil itu, terjadi di sebuah pertokoan, di dekat kediaman seorang politisi yang diduga menjadi sasaran. Rumah sang politisi rusak, tetapi dia sendiri sedang berada di luar rumah ketika serangan terjadi. Beberapa gedung lain hancur lebur dan beberapa orang terjebak di bawah reruntuhan.

Pakistan akhir-akhir ini dilanda serentetan serangan yang menelan ratusan korban jiwa dan korban luka. Wartawan BBC Alem Maqbool di Islamabad mengatakan, Dera Ghazi Khan berada di kawasan yang dekat dengan wilayah tempat militer Pakistan melancarkan serangan terhadap Taliban. Pemerintah Pakistan menyatakan bahwa operasi tersebut berjalan lancar, tapi banyak warga Pakistan khawatir orang-orang militan berhasil lolos ke kota-kota di bertetangga, termasuk Dera Ghazi

Polisi yakin ledakan ditimbulkan oleh bom mobil. Daya ledak bom tersebut menghancurkan toko dan bangunan-bangunan lain. "Seluruh pasar ambruk," tutur Raza Khan, warga lokal lokal kepada kantor berita Associated Press. "Ada asap dan orang lari tunggang langgang."

Mesin berat, termasuk derek dan buldozer, dikerahkan untuk menyingkirkan bongkahan beton dari lokasi ledakan di tengah kekhawatiran beberapa orang terkurung di bawah puing-puing. Seluruh rumah sakit setempat memberlakukan keadaan darurat.

Pejabat kesehatan distrik Dr Pervez Haider Altaf mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa warga masih mencari korban hidup. Wakil Inspektur Kepolisian Dera Ghazi Khan Jenderal Mubarak Ali Athar, yang telah mengunjungi TKP, menyatakan, insiden tersebut mungkin serangan bunuh diri. (m/bbc)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang