Pakistan Larang 25 Organisasi Islamis

Kamis, 06/08/2009 11:15 WIB | Arsip | Cetak

Pemerintah Pakistan makin memperluas kampanye anti-terorismenya dengan melarang dan menutup 25 organisasi massa dan organisasi sosial Islam, dengan alasan untuk mencegah meningkatnya gerakan militan di negara itu.

Menteri Dalam Negeri Pakistan, Rahman Malik mengumumkan hal tersebut, Rabu (5/8). Ia mengatakan, larangan terhadap 25 organisasi massa dan organisasi sosial Islam itu merupakan keputusan dari hasil pertemuan dengan parlemen, berdasarkan Undang-Undang Anti-Teorisme tahun 1997.

Selain 25 organisasi Islamis yang sudah dinyatakan dilarang di Pakistan, masih ada organisasi-organisasi lain yang kemungkinan juga akan dinyatakan terlarang. Menurut Rahman, kementerian dalam negeri sudah memberikan daftar baru organisasi Islamis yang dilarang pada Dewan Nasional Pakistan.

Organisasi-organisasi itu antara lain, Khadam-e-Islam, Jamiat-ul-Azqan, Hizb-ul-Tehrik, Muniz-un-Nisah International Trust, Lashkar-e-Islami, Tehrik-e-Taliban Pakistan, Islami Tehrik-e-Pakistan dan Jamiat-ul-Nasir, Ansar-ul-Islam. Kelompok-kelompok milisi seperti Balochistan Liberation Army, Sipah-e-Sahaba, Sipah-e-Muhammad, Lashkar-e-Jhangvi dan Lashkar-e-Taiba (LeT) juga akan dibubarkan. Sementara organisasi organisasi Sunni Tehrik, kata Rahman, gerakannya akan dipantau ketat oleh aparat hukum di Pakistan. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang