Pakistan Larang Film Komedi "Usamah Bin Ladin"

Badan Sensor Film negara Pakistan melarang pemutaran film komedi produksi India yang salah satu pemerannya ditampilkan sebagai sosok pemimpin Al-Qaida Usamah bin Ladin.
Film berjudul "Tere Bin Ladin" (Tanpa Seorang Bin Ladin) rencananya akan mulai di putar di Pakistan hari Jumat (16/7). Namun Badan Sensor Film negara itu melarang pemutaran film tersebut karena khawatir memicu kemarahan kelompok-kelompok ekstrimis pro-Bin Ladin dan akan menjadikan film itu sebagai alasan untuk melakukan tindak kekerasan.
"Tere Bin Ladin" menceritakan seorang wartawan asal Pakistan yang ingin sekali berimigrasi ke AS. Ia kemudian membuat wawancara palsu dengan sosok yang mirip Usamah bin Ladin dan menjual hasil wawancaranya itu ke stasiun-stasiun televisi dengan harapan memudahkan jalannya untuk pindah ke AS.
Seorang anggota Badan Sensor Film Pakistan yang tidak mau disebut namanya mengungkapkan, pihaknya memutuskan melarang film tersebut karena ceritanya menyinggung sosok Usamah bin Ladin yang dikhawatirkan akan memicu munculnya aksi-aksi kekerasan baru di Pakistan. Namun ia mengatakan, keputusan itu masih bisa diperdebatkan.
Badan Sensor Film Pakistan beranggotakan 57 orang yang berasal dari kalangan media massa, perwakilan masyarakat dan pemuka agama. Meski produksi Bollywood, film yang di Pakistan judulnya akan diubah menjadi "Tere Bin" saja ini, dibintangi oleh aktor Pakistan, Ali Zafar. (ln/aljz)
Lainnya (Arsip)
- Serikat Buruh Yunani Blokir Loket Tiket Maskapai Penerbangan Israel
Kamis, 15/07/2010 09:19 WIB - Warga London Peringati Hari Boikot Produk Israel
Kamis, 15/07/2010 09:09 WIB - Taliban Siapkan Pasukan Monyet Untuk Bantai Tentara AS
Kamis, 15/07/2010 08:46 WIB - Wakil Sekjen Hizbullah: Kami Siap Untuk Mengusir Serangan Israel
Kamis, 15/07/2010 08:28 WIB - Klimaks Kapal Bantuan Libya: Menuju Pelabuhan Mesir dan Batal ke Gaza
Kamis, 15/07/2010 08:18 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




