Pakistan Larang Film Komedi "Usamah Bin Ladin"

Kamis, 15/07/2010 09:19 WIB | Arsip | Cetak

Badan Sensor Film negara Pakistan melarang pemutaran film komedi produksi India yang salah satu pemerannya ditampilkan sebagai sosok pemimpin Al-Qaida Usamah bin Ladin.

Film berjudul "Tere Bin Ladin" (Tanpa Seorang Bin Ladin) rencananya akan mulai di putar di Pakistan hari Jumat (16/7). Namun Badan Sensor Film negara itu melarang pemutaran film tersebut karena khawatir memicu kemarahan kelompok-kelompok ekstrimis pro-Bin Ladin dan akan menjadikan film itu sebagai alasan untuk melakukan tindak kekerasan.

"Tere Bin Ladin" menceritakan seorang wartawan asal Pakistan yang ingin sekali berimigrasi ke AS. Ia kemudian membuat wawancara palsu dengan sosok yang mirip Usamah bin Ladin dan menjual hasil wawancaranya itu ke stasiun-stasiun televisi dengan harapan memudahkan jalannya untuk pindah ke AS.

Seorang anggota Badan Sensor Film Pakistan yang tidak mau disebut namanya mengungkapkan, pihaknya memutuskan melarang film tersebut karena ceritanya menyinggung sosok Usamah bin Ladin yang dikhawatirkan akan memicu munculnya aksi-aksi kekerasan baru di Pakistan. Namun ia mengatakan, keputusan itu masih bisa diperdebatkan.

Badan Sensor Film Pakistan beranggotakan 57 orang yang berasal dari kalangan media massa, perwakilan masyarakat dan pemuka agama. Meski produksi Bollywood, film yang di Pakistan judulnya akan diubah menjadi "Tere Bin" saja ini, dibintangi oleh aktor Pakistan, Ali Zafar. (ln/aljz)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang