Pakistan "Negeri yang Dirundung Ketakutan"

Senin, 19/10/2009 16:42 WIB | Arsip | Cetak

Pakistan mengintensifkan operasi militernya ke Waziristan Selatan untuk memburu orang-orang yang dicurigai sebagai anggota Taliban. Dalam operasi militer yang sudah memasuki hari ketiga ini, pasukan Pakistan dengan dukungan senjata-senjata artileri mengkonsentrasikan diri di wilayah Wana, ibukota Waziristan Selatan.

Selain Wana, menurut keterangan agen-agen intelejen Pakistan, pertempuran juga terjadi kota Shakai dimana pasukan Pakistan masuk dari arah barat daya. Militer Pakistan mengklaim berhasil menewaskan 60 pejuang Taliban di hari pertama pertempuran. Sementara di pihak militer, Pakistan kehilangan lima tentaranya.

Belum diketahui berapa jumlah korban tewas sesungguhnya karena wartawan asing dilarang masuk ke zona perang dan banyak wartawan Pakistan yang meninggalkan wilayah dimana terjadi pertempuran.

Dalam operasi militernya untuk memberangus anggota Taliban, Pakistan mengerahkan hampir 28.000 tentara. Sementara di pihak Taliban, menurut perkiraan militer Pakistan, memiliki kekuatan 10.000 orang termasuk ribuan pejuang Taliban dari Uzbek dan sejumlah negara Arab yang menjadi pendukung Taliban.

Operasi militer Pakistan selama tiga hari ini menyebabkan sedikitnya 100.000 warga Waziristan Selatan mengungsi ke rumah kerabat atau teman mereka. Otoritas pemerintah setempat juga memutuskan untuk meliburkan sekolah-sekolah umum dan militer selama seminggu menyusul meningkatnya intensitas ketegangan di wilayah itu. Belum lagi ancaman Taliban yang menurut aparat keamanan, mengancam akan membajak bis-bis sekolah.

Melihat eskalasi kekerasan di Pakistan belakangan ini, editor Asian Journal, Aamir Ghauri menggambarkan Pakistan sebagai Negara yang Dirundung Ketakutan. Banyak warga yang jadi takut untuk keluar rumah bahkan untuk bekerja. (ln/aljz)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang