Pakistan-PBB Sepakat Bentuk Tim Investigasi Pembunuhan Bhutto

Jumat, 11/07/2008 13:55 WIB | Arsip | Cetak

Pakistan dan PBB bersepakat untuk membentuk tim PBB yang akan menyelidiki kasus pembunuhan mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhuto. Bhuto tewas dalam ledakan bom, usai berkampanye di Rawalpindi pada 27 Desember 2007.

Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi mengatakan, Sekjen PBB Ban Ki-moon menyetujui permintaan Pakistan agar PBB melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Hal itu diperkuat PBB dalam pernyataan yang menyebutkan bahwa sudah tercapai kesepahaman antar PBB dan Pakistan, tapi masih diperlukan konsultasi lebih lanjut.

"Tujuan pembentukan komisi itu adalah, untuk mengidentifikasi siapa pelaku, siapa yang mengkordinir dan siapa yang membiayai aksi pembunuhan itu, " kata Qureshi usai bertemu Ban, Kamis (10/7).

Menurutnya, Pakistan dan PBB sudah menyepakati hal-hal yang prinsipil dari pembentukan tim investigasi itu, pembiayaannya, akses informasinya dan menjaga agar penyelidikan itu dilakukan secara independen dan tidak parsial.

Siapa di balik insiden pembunuhan Bhutto belum terungkap, meski aparat berwenang Pakistan telah menangkap dan menahan lima orang tersangka. Presiden Pakistan Pervez Musharraf menuding pembunuhan itu dilakukan oleh kelompk al-Qaidah dan menolak keterlibatan PBB dalam investigasi kasus tersebut.

Musharraf telah meminta bantuan pada polisi London Scotland Yard dalam proses penyelidikan. Kesimpulan hasil penyelidikan pemerintah Pakistan menyebutkan bahwa seseorang terlebih dulu menembak Bhuto sebelum bom meledak. Tapi bukan peluru yang ditembakkan itu yang menjadi penyebab tewasnya Bhutto.

Partai Bhutto, Partai Rakyat Pakistan menolak keseimpulan hasil investigas itu. Mereka menilai pengamanan untuk Bhutto dari pemerintah Pakistan tidak maksimal dan menuntut penyelidikan yang lebih mendalam dengan melibatkan PBB. (ln/BBC)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang