Pakistan Tangkap Tokoh Taliban Pakistan

Senin, 27/07/2009 12:55 WIB | Arsip | Cetak

Menteri Penerangan Provinsi Nort-West Frontier Province (NWFP) Pakistan, Iftikhar Hussein dalam keterangan persnya membenarkan bahwa polisi Pakistan telah menangkap tokoh ulama Swat, Sufi Mohammad dengan tuduhan terlibat dalam aksi-aksi kekerasan dan terorisme yang melibatkan kelompok Taliban.

Mohammad adalah salah satu tokoh ulama yang memediasi negosiasi antara kelompok Taliban dan pemerintah Pakistan bulan Februari lalu, dimana hasil negosiasi tersebut memberikan kewenangan bagi Taliban untuk memberlakukan syariah Islam di Swat. Sebagai kompensasinya, Taliban diharuskan meletakkan senjata dan menghentikan perlawanan pada pemerintah Pakistan.

Tapi kesepakatan itu tidak berlangsung lama dan hanya bertahan sampai bulan April. Taliban dan aparat keamanan Pakistan kembali terlibat pertempuran fisik, karena Taliban tidak juga meletakkan senjata tapi malah memperluas pengaruhnya ke distrik-distrik lain. Pertikaian makin buruk, setelah militer Pakistan menggelar operasi penumpasan Taliban.

Dalam keterangan persnya, Iftikhar Hussein mengatakan bahwa Sufi Mohammad ikut mendorong munculnya aksi-aksi terorisme dan kekerasan. "Bukannya menepati janji untuk menjaga perdamaian, ia malah mendorong munculnya aksi-aksi kekerasan. Ia sama sekali tidak melontarkan satu kata pun yang menentang terorisme. Ia justeru terlibat dalam berbagai kegiatan kelompok militan untuk melakukan sabotase terhadap upaya pemerintah yang sedang menumpas para militan tersebut," kata Hussein.

Sufi Mohammad dikenal sebagai pendiri Tehrik Nizam Shariat Mohammadi (TNSM), kelompok militan yang dinyatakan terlarang oleh pemerintah Pakistan. Ia juga mertua dari pimpinan Taliban wilayah Swat, Maulana Fazlullah yang pekan kemarin dikabarkan terluka parah dalam sebuah operasi militer Pakistan. Tapi sampai saat ini, tidak diketahui dimana keberadaan Fazlullah.

Taliban dan militer Pakistan saling tuding sebagai pemicu ketegangan di Swat yang menyebabkan lebih dari dua juta orang mengungsi. Taliban menuduh militer Pakistan melakukan operasi penumpasan atas perintah AS dan tidak menghormati kesepakatan. Sedangkan militer Pakistan menuding Taliban tidak memenuhi janjinya untuk menanggalkan senjata. (ln/bbc/wb)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang