Pakistan Tutup Bandara Peshawar

Otoritas pemerintahan di kota Peshawar menutup sementara bandara internasional di kota itu karena adanya ancaman serangan teroris terhadap pesawat-pesawat sipil.
Menurut anggota legislatif, Zahid Khan, pemerintah provinsi sudah memberikan pengarahan agar bandara Peshawar ditutup karena laporan intelejen menyebutkan kemungkinan ancaman serangan teror oleh kelompok militan.
Laporan intelejen Pakistan mengingatkan ancaman yang diklaim dari kelompok Taliban tentang serangan ke pesawat-pesawat komersil, sebagai bagian dari rencana serangan bom Taliban ke seluruh Pakistan untuk menekan pemerintah dan militer agar menghentikan kekerasan di wilayah itu.
Kelompok Tehrik-e-Taliban yang berbasis di Darra Adamkhel memberikan waktu sampai hari Senin bagi militer Pakistan untuk menghentikan serangannya. Ancaman itu sempat membuat otoritas bandara di Islamabad mengevakuasi para penumpang untuk penerbangan domestik dan internasional. Islamabad juga mengerahkan pasukannya untuk berjaga-jaga di bandara.
Otoritas Penerbangan Sipil di Pakistan, sejak Rabu kemarin juga sudah menyerukan agar seluruh maskapai penerbangan lokal maupun internasional untuk menunda penerbangannya ke bandara Peshawar sampai ada informasi selanjutnya. Mereka meminta seluruh penerbangan dialihkan ke Islamabad.
Pertikaian antara militer dan kelompok militan Taliban di Pakistan belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Dalam pertempuran hari Rabu kemarin, militer Pakistan mengklaim berhasil menewaskan seorang komandan Taliban dan belasan anggotanya di kawasan Malakand dan 17 anggota Taliban lainnya berhasil ditangkap di wilayah baratlaut. (ln/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Muslim Thailand: Uang Tak Bisa Mengakhiri Kekerasan
Kamis, 18/06/2009 17:26 WIB - Mufti Saudi Keluarkan Fatwa Terkait Wabah Flu Babi
Kamis, 18/06/2009 15:03 WIB - Memperjuangkan Amandemen UU Anti-Muslim di Polandia
Kamis, 18/06/2009 12:34 WIB - Erdogan: Mendukung Konferensi Pembangunan Gaza
Kamis, 18/06/2009 12:19 WIB - Kampanye Anti-Burka di Prancis: "Mereka Seperti Penjara Berjalan"
Kamis, 18/06/2009 11:08 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




