Pameran Buku Internasional Kairo ke-42 Segera Berakhir

Penyelenggaraan international Kairo Book Fair (pameran buku internasional) ke-42 akan segera berakhir pada besok hari Rabu (9/2) di fair ground di kota Nasr Kairo Mesir.
Pameran buku internasional Kairo ini mulai diberlangsung pada tanggal 28 Januari yang lalu, selain menampilkan berbagai macam literatur sastra, agama, politik dan yang lainnya, pameran buku internasional ini juga menampilkan berbagai talenta budaya dari berbagai wilayah disekitar Mesir.

Sekitar 31 negara ambil bagian dalam pameran buku internasional tahun ini, termasuk 16 negara Arab dan 15 peserta dari negara-negara asing, dengan negara Rusia sebagai tamu kehormatan dan Denmark, Polandia serta Kazakhstan yang juga turut berpartisipasi untuk pertama kalinya, seperti dilaporkan pihak penyelenggara pameran.
Pameran buku internasional ini telah menarik lebih dari 2 juta warga Arab dan para intelektual regional, para penulis terkenal, budayawan, artis dan para pecinta buku dan budaya dari seluruh wilayah Mesir.
Meskipun dalam kondisi krisis keuangan, jumlah penerbit yang berpartisipasi pada pameran buku internasional ini mencapai 800 penerbit menurut Al-Masry Al-Youm.
Rusia sebagai tamu kehormatan
Rusia adalah tamu kehormatan pada acara pameran buku internasional kali ini, Rusia negara yang kaya dengan warisan budaya dan tradisi sastra.

Seminar yang berkaitan dengan hubungan budaya antara Rusia, Mesir dan dunia Arab serta tren terbaru dalam panggung sastra Rusia juga diadakan selama pameran buku Kairo.
Tahun ini tuan rumah penyelenggara pameran buku menyelenggarakan beberapa pameran lain selain buku, termasuk pameran karikatur, dan dipamerkan juga sebuah foto Bendungan Tinggi memperingati ulang tahun ke-50 bendungan bekerjasama dengan Rusia, di pamerkan juga sebuah lukisan Terusan Suez dan dokumen yang berkaitan dengan peringatan ke-140 terusan Suez, dan pameran film dokumenter tentang Yerusalem.
Selain itu, pada malam hari dilaksanakan berbagai kegiatan diantaranya pembacaan puisi dan diskusi karya-karya para penyair dari berbagai generasi. Pameran buku internasional ini akan berfokus pada isu-isu internasional dan budaya regional, seperti penerjemahan, penerbitan dan hak kekayaan intelektual.

Sempat terjadi sedikit insiden di acara pameran buku internasional kali ini, dimana secara tidak terduga pihak otoritas keamanan Mesir melakukan penggebrekan pameran.
Buku dari Libya, yang berjudul "The Leader is Cutting His Hair," telah diambil secara paksa oleh pasukan keamanan Mesir dalam "serangan" mendadak tersebut. Semua kopian buku juga telah diambil dan tidak jelas tindakan apa yang akan diambil terhadap para penerbit yang menerbitkan buku yang menghina presiden Libya itu. Buku "The Leader is Cutting His Hair", ditulis oleh Idris Ali seorang penulis yang pernah tinggal di Libya pada kurun waktu akhir tahun 1970an.(fq/wb)
Lainnya (Arsip)
- Antara Khilafah dan Khalifah
Selasa, 09/02/2010 15:50 WIB - Saudi dan Suriah Rebutan Anak Perempuan Bin Ladin
Selasa, 09/02/2010 14:09 WIB - Juragan-Juragan Arab Berinvestasi di Hollywood
Selasa, 09/02/2010 13:23 WIB - Ahli Pemetaan Palestina "Dipenjara" Enam Bulan Oleh Israel
Selasa, 09/02/2010 12:46 WIB - Lembaga-Lembaga Pendidikan Islam di Serbia Terancam Tutup
Selasa, 09/02/2010 11:16 WIB
Dunia
Terkait
- Museum Inggris Gelar Pameran Akbar Tentang Ibadah Haji
- Salah Satu Al Quran Tertua di Dunia Dipamerkan di British Museum
- Libya Menunggu Bantuan Turki untuk Tulis Ulang Buku Buku Sejarah Era Gaddafi
- Syaikh Qaradhawi dan Syaikhul Azhar Bertemu di Kairo untuk Bahas Yerusalem
- Tuntutan Ormas Islam Bosnia Deklarasikan Bulan Januari sebagai Hari Genosida
- Pawai Akbar Akan Digelar di Kairo untuk Dukung Situs Suci Islam di Yerusalem
- Abbas dan Misyal Bertemu Kembali di Kairo
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
5 Langkah Pengadaan Sarana Air Bersih di Gunung Kidul, Yogyakarta
Kalau kita mengenal sawah tadah hujan, yakni sawah yang sumber air utamanya dari air hujan, ternyata ada juga beberapa desa di Indonesia yang “hidup” hanya saat musim hujan. Mengapa demikian ? k…
Aksi Cepat Tanggap
ACT Bantu Korban Banjir Tangerang
Setelah menyalurkan bantuan di Perumahan Taman Cikande, Tangerang, tim Aksi Cepat Tanggap (ACT), Senin sore (16/1/2012) kembali bergerak menuju lokasi banjir lainnya. Lokasi itu adalah Desa Patrasan…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




