Bulan Ramadan, Pangeran Saudi Kirim 12 Ton Kurma untuk Pengungsi Palestina

Jumat, 28/08/2009 07:30 WIB | Arsip | Cetak

Putera Mahkota Arab Saudi mengirim 12 ton kurma untuk dibagikan pada para pengungsi Palestina di Libanon. Kiriman kurma itu diserahkan Duta besar Saudi untuk Libanon, Ali bin Saeed Awwad Assiri pada badan PBB yang mengurusi para pengungsi Palestina, UNRWA Libanon.

Assiri mengatakan, berton-ton kurma itu adalah hadiah dari Putera Mahkota Pangeran Sultan bin Abdulaziz, yang menjabat sebagai deputi perdana menteri dan menteri pertahanan, aviasi dan inspektur jenderal kerajaan Arab Saudi, untuk menyambut bulan yang penuh berkah, bulan Ramadan.

Assiri juga menyampaikan pesan dari Pelindung dua Masjid Suci, Raja Abdullah bin Abdulaziz Al-Saud serta jajaran pejabat pemerintahan kerajaan Saudi yang mengucapkan selamat menjalankan ibadah shaum Ramadan pada seluruh rakyat Palestina.

Perwakilan UNRWA di Libanon, Laila Qissi dan perwakilan kedubes Palestina di Libanon, Khalil Al-Halabi mengucapkan terima kasih atas perhatian kerjaan Saudi terhadap para pengungsi.

Berdasarkan data UNRWA, di tahun 2007 pengungsi Palestina yang berada di Libanon mencapai 404.170 orang, 213.349 di antaranya di kamp pengungsi yang jumlahnya hanya 12 kamp. Sebuah studi yang dilakukan lembaga HAM Palestina menyebutkan bahwa kepadatan kamp pengungsi Palestina di Libanon sudah mencapai tingkat yang buruk. Di kamp pengungsi Ain Halwah misalnya, setiap 1 meter persegi dihuni oleh 8 pengungsi.

Kehidupan para pengungsi di Libanon juga sangat menyedihkan. Para pengungsi ini bukan hanya menghadapi masalah kepadatan dan pengangguran, tapi juga minimnya layanan sosial mulai dari pendidikan, kesehatan dan layanan umum lainnya. UNRWA sendiri tidak bisa berbuat banyak untuk memenuhi hak-hak sosial para pengungsi Palestina itu. Sementara pemerintahan Libanon tidak memberikan perhatian yang memadai terhadap para pengungsi.

Pemerintah Libanon memperlakukan pengungsi asal Palestina seperti orang-orang asing yang hanya menimbulkan kesulitan di negerinya. Padahal Libanon dan negara-negara Arab lainnya terikat oleh kontrak "Protocol Casablanca" yang mewajibkan mereka untuk memperlakukan para pengungsi Palestina dengan baik, menjamin hak tinggal, bepergian dan mendapatkan pekerjaan. (ln/pnn/pic)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang