Para Profesor Norwegia: Tutup Universitas Israel!

Rabu, 04/11/2009 05:14 WIB | Arsip | Cetak


Bukan dari Negara Arab. Atau dari negeri Muslim lainnya. Tapi gelombang penolakan terhadap Israel justru lebih banyak muncul dari Negara-negara yang mayoritas sama sekali bukan Muslim. Setelah Brazil, Spanyol, dan Turki, sekarang muncul dari Norwegia.

Kemarin Selasa (3/11), sekelompok profesor di Norwegia menyerukan memboikot terhadap akademisi Israel karena diskriminasi "sistematis" terhadap mahasiswa Palestina. Para profesor ini juga menyatakan bahwa akademisi Israel sudah mengubah sejarah untuk mengembangkan ideologi Zionis.

Universitas Sains dan Teknologi (NTNU) "sistematis", di mana para profesor ini bekerja, melakukan aksi boikot terhadap Israel setelah menerima usulan dari 30 para profesor yang mengatakan tujuan mereka adalah menempatkan "tekanan" pada Israel untuk mengakhiri penajajahan tanah Palestina.

"Kami, yang telah menandatangani surat ini, yakin bahwa sudah waktunya lembaga-lembaga akademis memberikan kontribusi terhadap tekanan internasional terhadap Israel sehingga perundingan antara Israel, pihak berwenang Palestina yang terpilih secara demokratis dan masyarakat internasional dapat dimulai," begitu isi petisi mereka.

Kelompok professor ini juga menyebutkan bahwa universitas dan institusi pendidikan tinggi Israel memainkan "peran penting dalam kebijakan penindasan" dan berkata "sejarawan dan arkeolog menduduki posisi penting dalam perkembangan ideologi Zionis dan penolakan terhadap sejarah Palestina dan identitasnya."

Contohnya adalah serangan ke Gaza yang menimbulkan " penderitaan besar manusia." Surat itu juga mengecam lembaga Israel yang diskriminasi terhadap staf dan mahasiswa Palestina. Para professor ini mengatakan Israel tidak menghargai "cita-cita universitas dan kebebasan akademik."

Kelompok ini menyerukan untuk "menutup pendidikan, penelitian, dan lembaga-lembaga kebudayaan dari negara Israel dan wakil-wakil mereka, tanpa memandang agama atau kebangsaan" dan mengatakan mereka berharap itu akan terus "sampai dikeluarkan jaminan bahwa pendudukan tanah Palestina akan dihentikan. "

Dewan direksi di NTNU, universitas terbesar kedua di Norwegia yang terletak di kota barat Trondheim, telah setuju untuk mempertimbangkan gerakan ini. Anne Katherine Dahl, seorang penasehat presiden dari NTNU, mengatakan, "Dari NTNU tidak akan ada komentar lebih lanjut sampai dewan menyimpulkan pada 12 November nanti.". Dewan terdiri dari 11 anggota: empat wakil dari negara, empat dari staf universitas, dua perwakilan mahasiswa dan satu dari staf sementara. Nah, negeri Muslim, mengapa masih diam saja? (sa/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang