Pasukan Elit Garda Revolusi Iran Siap Kawal Kapal Bantuan ke Gaza

Pasukan elit Garda Revolusi Iran siap untuk memberikan pengawalan militer untuk kapal kargo yang mencoba mendobrak blokade Israel terhadap Gaza, kata wakil Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada hari Ahad kemarin (6/6).
"Pasukan angkatan laut Garda Revolusi Iran sepenuhnya siap untuk mengawal konvoi perdamaian dan kebebasan untuk Gaza dengan semua kekuatan dan kemampuan," kata Ali Shirazi, wakil Khamenei di dalam pasukan Garda Revolusi, seperti dikutip oleh kantor berita semi resmi Iran Mehr.
Setiap intervensi oleh militer Iran akan dianggap sangat provokatif oleh Israel yang menuduh Iran telah memasok senjata kepada Hamas, gerakan Islam yang memerintah di jalur Gaza.
Iran tidak mengakui negara Israel dan Presiden Mahmoud Ahmadinejad telah sering meramalkan kematiannya dekat nya.
Kantor berita Iran IRNA mengatakan pada hari Ahad kemarin bahwa Iran akan mencoba mengirim bantuan kemanusiaan ke Gaza lewat kapal di bawah bendera Iran. Dan mengatakan juga bahwa Iran telah memutuskan sebelumnya untuk berencana mengirim bantuan dalam kapal yang mengibarkan bendera negara lain.
"Bantuan kemanusiaan Iran akan meliputi bahan makanan, obat-obatan dan perlengkapan medis," kata kepala Bulan Sabit merah Iran, Abdulrauf Abidzadeh, seperti dikutip media. Namun dirinya tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Garda Revolusi, memiliki angkatan laut dan angkatan udara sendiri dan struktur komando terpisah dari angkatan bersenjata reguler, dan dianggap sangat setia kepada pemimpin tertinggi Iran.
"Jika pemimpin tertinggi memerintahkan untuk ini maka angkatan laut Garda Revolusi akan melakukan yang terbaik untuk mengamankan kapal," kata Syirazi. "Ini adalah kewajiban Iran untuk membela orang yang tidak bersalah di Gaza."(fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- Band Rock 'The Pixies' Asal AS Ikutan Batalkan Konser di Israel
Senin, 07/06/2010 08:13 WIB - Mendagri dan Kepala Intelijen Afghanistan Mengundurkan Diri
Senin, 07/06/2010 08:12 WIB - Aktivis Armada Kebebasan Gaza Ditembak 30 Kali Dari Jarak Dekat
Senin, 07/06/2010 07:56 WIB - Lima Tentara NATO Mati Lagi di Afghanistan
Senin, 07/06/2010 07:48 WIB - Demo Anti Pendudukan Israel terhadap Palestina di Tel Aviv
Senin, 07/06/2010 07:40 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




