Pasukan Inggris Alami Kerugian Terburuk dalam 60 Tahun terakhir

Senin, 08/03/2010 09:00 WIB | Arsip | Cetak

Menurut surat kabar Inggris "Sunday Times" menyatakan bahwa volume kerugian yang diderita oleh pasukan khusus Inggris di Afghanistan saat ini merupakan yang terburuk dalam enam puluh tahun terakhir.

"Pasukan Inggris, baik angkatan laut dan angkatan udara telah kehilangan seperenam dari kemampuan tempur mereka akibat operasi militer di Afghanistan, hal ini merupakan yang terburuk sejak perang dunia kedua dengan terbunuhnya 12 personil militer dan 70 lainnya menderita luka-luka yang membuat mereka benar-benar tidak mampu lagi bertempur," lapor Sunday Times.

Sumber dari pejabat senior di pasukan khusus Inggris, menyatakan bahwa tingkat kerugian banyak berasal dari operasi militer besar yang dilakukan oleh pasukan Inggris, diperparah oleh eskalasi perlawanan pejuang Taliban yang banyak menggunakan alat peledak dalam aksi-aksi mereka yang menyebabkan meningkatnya jumlah korban meninggal dan mengalami cacat pada personil pasukan Inggris.

Surat kabar Inggris mengatakan bahwa pasukan khusus Inggris sejak tahun 2007 telah melaksanakan ratusan operasi yang menargetkan pemimpin Taliban - meliputi proses penangkapan singkat maupun pengumpulan informasi, serta operasi militer ofensif untuk membunuh beberapa pejuang Taliban.

Sunday Times menyatakan bahwa pasukan khusus angkatan laut Inggris, yang memegang Komando Operasi Khusus di Afghanistan telah meningkatkan anggaran mereka dari 17 juta pada tahun 2001 menjadi 160 juta poundsterling pada saat sekarang ini.

Sunday Times menambahkan bahwa banyaknya nyawa hilang dari pasukan khusus Inggris di Afghanistan tersebut menyusul oleh banyaknya kerugian mereka di Irak, yang menewaskan 8 orang dan 30 lainnya terluka atau cacat permanen. (fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang