Pasukan Komando Israel Berusaha Membunuh Sheikh Salah
Pasukan Komando Israel Berusaha Membunuh Sheikh Raed Salah. Hal itu diungkapkan Sheikh Salah sesudah dibebaskan dari tahanan Israel. Pemimpin Gerakan Islam di Utara Tepi Barat itu, ditahan selama tiga hari, sesudah kapal Mavi Marmara di giring ke pantai Israel Ashdod.
Pernyataan Salah di sampaikan Kamis ini, saat ia meninggalkan tempat tahanan di Ashdod, di mana Israel merencanakan untuk membunuh dirinya. Tetapi rencana pasukan komando Israel itu mengalami kegagalan akibat adanya perlawanan dari para aktivis kemanusiaan yang ada dalam kapal Mavi Marmara.
"Pasukan komando itu berusaha membunuh saya", ujar Salah sesudah dibebaskan dari tahanan polisi di Ashdod. "Mereka menembak langsung kepada seseorang yang dipikir adalah saya", tambahnya.
Tak lama setelah tersiar kabar serangan atas kapal Mavi Marmara itu, beredar kabar bahwa Sheikh Salah tewas terbunuh dalam operasi oleh pasukan komando angkatan laut Israel. "Saya siap mati untuk Allah", tegas Salah.
Sheikh Raed Salah dibebaskan bersama dengan tiga tokoh Palestina lainnya, yaitu Mohammad Zeidan, dan kepala Komite Monitoring Sheikh Hammad Abu Daabes, yang memimpin Gerakan Islam di wilayah Selatan, dan Lubna Masarwa, yang memimpin Gerakan Pembebasan Gaza. (m/hartz)
Lainnya (Arsip)
- Wartawan Press TV: Israel Sengaja Tembak Kepala Aktivis Kemanusiaan
Kamis, 03/06/2010 14:23 WIB - Kristen Koptik Amerika Memberkati Pembantaian di Kapal Mavi Marmara
Kamis, 03/06/2010 14:05 WIB - Bendera Merah Menyeruak di Seluruh Dunia Arab
Kamis, 03/06/2010 13:51 WIB - Turki Mungkin Akan Ambil Langkah Militer Untuk Israel
Kamis, 03/06/2010 12:59 WIB - Erdogan ke Israel: Perkawanan Kita Kuat, dan Permusuhan Kita Akan Lebih Kuat
Kamis, 03/06/2010 12:34 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




