Pasukan Pakistan Kewalahan Di Medan Tempur

Kamis, 22/10/2009 12:33 WIB | Arsip | Cetak

Situasi Pakistan makin mencekam. Hari ini, dua tentara Pakistan tewas setelah diberondong tembakan oleh sekelompok orang bersenjata. Insiden yang terjadi di Islamabad, ibukota Pakistan ini menambah daftar panjang aksi-aksi kekerasan yang terjadi bersamaan dengan operasi militer besar-besarn Pakistan ke Waziristan Selatan untuk memberangus jaringan Al-Qaida.

Sepanjang bulan Oktober saja, jumlah korban kekerasan yang terjadi di sejumlah kota di Pakistan sudah mencapai 180 orang. Sementara sejumlah pejabat di Pakistan mengatakan bahwa "perang" yang digelar militer Pakistan di Waziristan Selatan belum mencapai kemajuan yang berarti, meski militer sudah mengerahkan ribuan pasukannya didukung oleh persenjataan artleri yang lengkap.

"Operasi militer mungkin akan makan waktu lebih lama dari yang dipekirakan. Medan pertempurannya berat dan sulit, karena berada di kawasan pegungungan. Pasukan tidak bisa bergerak dengan cepat untuk mengkonsolidasikan posisi dan strategi mereka," kata seorang pejabat Pakistan yang tidak mau disebut namanya.

Pernyataan serupa diungkapkan seorang pejabat militer yang juga minta dirahasiakan jati dirinya. "Pasukan sudah masuk sejauh 10 kilometer ke wilayah musuh dari berbagai arah, tapi mereka harus mendaki bukit-bukit dan membersihkan jalan menuju target, dan ini akan makan waktu," ujarnya seperti dikutip AFP.

Ia menambahkan, pasukan harus bergerak hati-hati dan waspada terhadap kemungkinan penyergapan, apalagi medannya berbukit-bukit dan waspada terhadap ancaman ranjau yang dipasang pihak musuh. Pasukan Pakistan juga harus siap menghadapi perlawanan sengit tak terduga dari para pejuang Taliban seperti yang terjadi di Desa Khaisura.

Dalam pertempuran itu, delapan anggota pasukan Pakistan tewas. Sedangkan dalam pertempuran di Desa Kotkai, yang disebut-sebut sebagai salah satu basis kuat Taliban, satu orang tentara tewas. Militer Pakistan mengklaim berhasil menewaskan 113 militan Taliban selama empat hari operasi militer ke Waziristan Selatan.

Militer Pakistan harus mengakui ketangguhan Taliban, karena hingga memasuki hari kelima, militer Pakistan yang menggunakan persenjataan canggih hingga helikopter tempur masih belum mampu melumpuhkan Taliban. (ln/iol/afp)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang