Pasukan Tempur Terakhir AS Mulai Tinggalkan Irak
Konvoi terakhir tentara AS ditarik keluar dari Irak pada hari Minggu kemarin (18/12), menyeberang ke Kuwait dan mengakhiri penarikan Amerika hampir sembilan tahun setelah invasi di negara itu yang menewaskan ratusan ribu warga Irak serta menggulingkan Saddam Hussein.
Konvoi terakhir dari sekitar 100 kendaraan lapis baja yang sebagian besar kendaraan MRAP yang membawa 500 tentara AS melintasi padang pasir Irak selatan sepanjang malam di jalan raya yang kosong dan melintasi perbatasan Kuwait.
Bagi banyak warga Irak keamanan tetap menjadi kekhawatiran mereka - tetapi tidak lebih banyak dibandingkan hak mendapatkan pekerjaan dan hak akses ke kekuasaan di sebuah negara yang menyediakan jaringan listrik yang hidup hanya beberapa jam per hari di samping potensi minyak besar di negara OPEC tersebut.
"Kami tidak berpikir tentang Amerika ... Kami berpikir tentang listrik, pekerjaan, minyak, masalah sehari-hari kami," kata Abbas Jaber, seorang pegawai pemerintah di Baghdad. "Mereka telah meninggalkan kekacauan."
Pada puncak perang, lebih dari 170.000 tentara AS berada di Irak di lebih dari 500 pangkalan. Hari Sabtu lalu, sekurangnya ada 3.000 pasukan, dan satu pangkalan militer.
"Sebuah langkah yang baik dari saya adalah bisa meninggalkan negeri ini. Saya menghabiskan 31 bulan di negara ini," kata Sersan Steven Schirmer, 25 tahun, setelah tiga tahun bertugas di Irak sejak 2007. (fq/reu)
Lainnya (Arsip)
- 30 Pemuda Turki harus Hadapi Hukuman Penjara karena Menghina Israel
Senin, 19/12/2011 08:29 WIB - Sentimen Anti-Israel di Eropa Memicu Ketakutan Israel Sekali Lagi
Senin, 19/12/2011 08:04 WIB - Kampanyekan Ajaran Syiah, Anwar Al Husain TV Diluncurkan
Senin, 19/12/2011 07:52 WIB - Kazakhstan Bergolak, Bentrok Buruh dengan Keamanan telah Tewaskan 13 Orang
Senin, 19/12/2011 07:36 WIB - Kekejaman Militer Mesir Terhadap Demonstran Wanita Hebohkan Dunia Maya
Senin, 19/12/2011 07:26 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
Satrio Selamat dari Jantung Bocor
Dari semenjak lahir Satrio, 21 bulan, sudah menderita jantung bocor. Tubuhnya semakin membiru, bapaknya terkendala administrasi untuk mengurus Jamkesmas. Melalui bantuan LKC Dompet Dhuafa dan PT PPA…



