Paus Didesak Pertanggungjawabkan Skandal Seks Gereja

Rabu, 10/03/2010 14:58 WIB | Arsip | Cetak

Skandal di dalam gereja Katolik makin meluas. Setelah terungkapnya skandal pelecehan seksual, sekarang terungkap skandal penganiyaan dan kekerasan fisik yang dialami anak-anak di sekolah-sekolah Katolik di Eropa.

Konferensi Keagamaan Belanda mengumumkan rencana penyelidikan "eksternal, menyeluruh dan independen" terhadap dugaan kejahatan pedofilia yang dilakukan para pendeta Katolik. Konferensi memutuskan untuk melakukan penyelidikan setelah membahas lebih dari 200 kasus dugaan penyelewengan yang dilakukan mantan siswa di sejumlah institusi Katolik di Belanda antara tahun 1960-an sampai 1970-an.

Kasus kejahatan seksual di dalam institusi Katolik satu persatu mulai terungkap, setelah di Jerman, belakangan juga terungkap dugaan kejahatan seksual yang menimpa siswa lelaki di sekolah biara Mehrerau Abbey di Austria dan Sankt Peter di Salzburg. Kepala biara, Anselm van der Linde sudah memecat dua pendeta di Mehrerau dalam kasus kejahatan seksual yang melibatkan seorang siswa di sekolah biara itu dan seorang lelaki pecandu narkoba.

Sementara seorang pejabat di sekolah biara di Salzburg mengatakan bahwa salah seorang pejabat biara bernama Bruno Becker melakukan kejahatan seksual terhadap seorang anak berusia 11 tahun pada tahun 1970-an ketika sedang memberikan konsultasi pada anak tersebut setelah mendengar bahwa anak itu telah mengalami pelecehan seksual oleh dua pendeta di biara itu.

Kasus-kasus kejahatan seksual oleh para agamawan di institusi-institusi Katolik terjadi antara lain di negara Jerman, Irlandia, Austria dan Belanda. Para pemuka agama Katolik di negara-negara itu mengkritik Paus Benediktus XVI yang terkesan diam atas terungkapnya kasus-kasus kejahatan seksual ini. Mereka menyatakan Paus Benediktus sebagai petinggi agama Katolik bertanggung jawab atas kasus-kasus kejatan seksual yang terjadi di dalam institusi-institusi agamanya.

Kalangan agamawan Katolik yang menginginkan reformasi dalam gereja Katolik menuntut agar Paus memberikan penjelasan pada publik tentang apa yang dia ketahui dan semua hal terkait penyelewengan di dalam institusi Katolik. Menteri Kehakiman Jerman juga ikut bereaksi, ia menuding Vatikan segala menutup-tutupi kasus-kasus kejahatan seksual yang terjadi dalam gereja dan mendesak agar Vatikan dan Roma mau bersikap terbuka untuk mengungkap skandal memalukan ini. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang